MALANG, DISWAYMALANG.ID--Puasa tidak berarti menghentikan aktivitas fisik sepenuhnya. Tubuh memang mengalami perubahan metabolisme dan pola energi, tetapi olahraga tetap dapat dilakukan selama jenis dan intensitasnya disesuaikan dengan kondisi tersebut.
Pemilihan aktivitas yang tepat menjadi kunci agar kebugaran tetap terjaga tanpa menyebabkan kelelahan berlebihan atau dehidrasi. Berikut beberapa olahraga yang relatif aman dan cocok dilakukan saat berpuasa.
BACA JUGA:Tarawih Keempat Ramadan, Masjid Agung Jami’ Malang Dipadati Jemaah Luar Kota
BACA JUGA:Tarawih Keempat Ramadan, Masjid Agung Jami’ Malang Dipadati Jemaah Luar Kota
1. Yoga
Yoga merupakan olahraga dengan intensitas ringan yang menekankan pernapasan dan fleksibilitas. Gerakan yang terkontrol membantu menjaga keseimbangan tubuh serta mengurangi stres selama menjalani puasa. Selain itu, yoga tidak terlalu menguras energi sehingga lebih aman dilakukan menjelang berbuka atau setelah sahur.
2. Pilates
Pilates berfokus pada penguatan otot inti, postur, dan kontrol tubuh. Intensitasnya dapat disesuaikan sehingga tidak membebani stamina secara berlebihan. Latihan ini efektif untuk menjaga kekuatan otot tanpa risiko dehidrasi tinggi.
3. Jogging Ringan
Jogging dengan tempo santai membantu menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah. Aktivitas ini sebaiknya dilakukan dalam durasi singkat dengan kecepatan stabil agar tubuh tidak kehilangan cairan secara drastis. Waktu menjelang berbuka sering menjadi pilihan karena pemulihan dapat segera dilakukan setelahnya.
BACA JUGA:Aston Inn Batu Hadirkan Iftar Ramadhan Silk To Route
BACA JUGA:10 Hari Pertama Ramadan: Fase Rahmat dan Momentum Memperbaiki Ibadah
4. Jalan Santai
Jalan santai termasuk aktivitas fisik paling aman saat puasa. Gerakannya sederhana, tidak membutuhkan energi besar, dan tetap membantu tubuh tetap aktif. Aktivitas ini juga mendukung metabolisme tanpa memberikan tekanan berat pada sistem kardiovaskular.
5. Bersepeda
Bersepeda dengan intensitas ringan hingga sedang dapat menjadi alternatif olahraga yang menyenangkan. Aktivitas ini membantu melatih otot kaki serta meningkatkan daya tahan tubuh secara bertahap. Intensitas perlu dikontrol agar tidak memicu kelelahan berlebihan.
6. Stretching
Stretching atau peregangan membantu menjaga fleksibilitas otot dan mencegah kekakuan selama puasa. Aktivitas ini sangat ringan dan dapat dilakukan kapan saja, terutama sebelum atau sesudah aktivitas utama. Peregangan juga mendukung sirkulasi darah agar tubuh tetap terasa segar.
BACA JUGA:550 Tempat Ibadah di Kabupaten Malang Nikmati Air Gratis, PDAM Bebaskan Biaya hingga 10 M³ per Bulan
BACA JUGA:Malang Raya 22 Februari Diprediksi Lebih Dingin dari Biasanya, Dominan Hujan Ringan, Angin Normal
7. Latihan Beban
Latihan beban tetap dapat dilakukan selama beban dan repetisinya disesuaikan. Fokus pada teknik dan kontrol gerakan lebih dianjurkan dibandingkan mengejar intensitas tinggi. Aktivitas ini membantu mempertahankan massa otot selama pola makan berubah saat puasa.