1 tahun disway

Mau Lulus UKMPPG? Ketua TUK UIN Malang Tekankan Pemahaman Konsep dan Integritas Peserta

Mau Lulus UKMPPG? Ketua TUK UIN Malang Tekankan Pemahaman Konsep dan Integritas Peserta

--uin-malang.ac.id

MALANG, DISWAYMALANG.ID–UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya menjaga standar mutu calon guru profesional melalui pelaksanaan Uji Pengetahuan Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UP UKMPPG). Penjelasan terkait ketentuan kelulusan disampaikan langsung oleh Ketua Tempat Uji Kompetensi (TUK) UKMPPG UIN Malang Prof Dr H Muhammad Walid MA kepada seluruh peserta, Minggu (22/2/2026).

Dalam arahannya, Prof Walid menekankan bahwa kelulusan UKMPPG tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan menghafal materi. Lebih dari itu, ujian ini dirancang untuk mengukur kedalaman pemahaman konsep pedagogik, profesionalitas, serta kesiapan mahasiswa ketika kelak terjun langsung ke ruang kelas.

“UKMPPG bukan sekadar tes akademik. Ini adalah pengukuran kesiapan menjadi guru sesungguhnya. Guru tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu membuat siswa memahami,” ujar Prof Walid.

BACA JUGA:Dr Nurenzia Dorong UM Perluas Jejaring Akademik Global lewat Program EQUITY

Ia menjelaskan, peserta dinyatakan lulus apabila mampu mencapai nilai batas minimal kelulusan nasional atau passing grade yang telah ditetapkan oleh panitia pusat UKMPPG. Penilaian diperoleh dari hasil uji pengetahuan berbasis komputer yang mengukur kompetensi pedagogik, profesional, serta kemampuan analisis terhadap kasus pembelajaran.

Selain aspek akademik, Prof Walid juga mengingatkan pentingnya integritas selama pelaksanaan ujian. Menurutnya, sistem UKMPPG telah dilengkapi pengawasan ketat dan dukungan teknologi untuk memastikan proses berjalan objektif dan adil.

“Lebih baik nilainya pas-pasan tapi jujur, daripada tinggi tapi melanggar. Guru adalah teladan, dan ujian ini dimulai dari kejujuran,” tegasnya.

BACA JUGA:Uji Pengetahuan UKMPPG 2026 di UIN Malang Diikuti 7.998 Peserta, Lancar Tanpa Gangguan Jaringan

Bagi peserta yang belum mencapai passing grade, Prof. Walid menegaskan bahwa kesempatan belum tertutup. Peserta tetap memiliki hak untuk mengikuti ujian ulang pada periode selanjutnya setelah melakukan penguatan materi dan refleksi pembelajaran.

UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan TUK UKMPPG juga menyiapkan layanan pendampingan akademik bagi peserta. Pendampingan tersebut difokuskan pada penguatan analisis soal berbasis kasus, strategi berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills), serta pemahaman karakteristik peserta didik.

Prof Walid berharap peserta tidak memandang UKMPPG sebagai momok yang menakutkan. Menurutnya, ujian ini justru menjadi gerbang menuju profesionalitas guru Indonesia.

BACA JUGA:Sambut Ramadan 1447 H, Masjid Al-Hikmah UM Luncurkan 15 Program 'Kemilau Ramadan'

“Jika ingin dihormati sebagai sebuah profesi, maka standarnya juga harus tinggi. UKMPPG adalah pintu masuknya. Hari ini diuji, besok menguji masa depan siswa,” ujarnya.

Pelaksanaan UP UKMPPG di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berlangsung dengan pengawasan terpadu dan dukungan infrastruktur teknologi kampus. Ribuan peserta mengikuti ujian secara tertib dan kondusif, menandai komitmen kampus dalam mencetak guru yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan pendidikan pada era 5.0.

Sumber: uin-malang.ac.id