TEMAS, DISWAYMALANG.ID--Pemerintah Kota Batu resmi memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Jumat (13/2), dengan mengusung tema "Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)". Peringatan tahun ini dipusatkan di Pasar Induk Among Tani sebagai simbol transformasi tata kelola sampah di salah satu objek vital strategis kota.
BACA JUGA:Strategi Ambil Cuti ‘Harpitnas’, Bisa Libur 5 Hari di Momen Imlek 2006
"Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Tata kelola sampah di Pasar Induk Among Tani sebelumnya sempat menjadi perhatian publik, sehingga momentum HPSN kali ini dijadikan titik balik untuk melibatkan seluruh elemen hexahelix dalam menjaga kebersihan lingkungan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Dian Fachroni.
BACA JUGA:143,9 Juta Orang Diperkirakan Lakukan Perjalanan Mudik Lebaran 2026
Kegiatan tersebut melibakan siswa SMP, SMA/K se-Batu mewakili generasi muda melalui rangkaian program "Greenation Goes to School".
"Kehadiran para pelajar ini bertujuan mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam isu lingkungan. Selain itu menciptakan habituasi atau kebiasaan ramah ekologi sejak dini bagi generasi penerus di Kota Batu," teranhnya.
BACA JUGA:Wali Kota Batu : Musrenbang harus berlandaskan pada akurasi data dan kebutuhan riil masyarakat.
Diungkapkannya, tanggung jawab kebersihan pasar kini tidak hanya bertumpu pada pengelola UPT Pasar Induk Among Tani semata. Namun seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan diharapkan ikut berpartisipasi aktif guna memastikan sistem pengelolaan sampah berjalan berkelanjutan.
Peringatan ini diharapkan menjadi penanda baru bagi Kota Batu dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, sesuai dengan cita-cita Presiden RI untuk Indonesia yang lebih ASRI.
BACA JUGA:Siap-Siap Liburan Imlek, Cek Tarif Tol Trans Jawa 2026 dan Rest Area Nyaman
Dalam peringatan hari sampah nasional ini, para siswa dan elemen yang terlibat TNI, ASN karyawan hotel, dan beberapa pemangku melaksanakaan kerja bakti. Untuk pelajar mereka harus memilah dan memilih sampah dimasukkan ke wadah plastik lalu ditimbang.
"Dari timbangan ini para siswa diberi reward berupa voucher untuk membeli makanan di lantai 3 pasar Among Tani Kota Batu," kata Gatot, salah satu petugas timbang dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan itu merupakan proses edukasi, dan pembiasaan perilaku masa depan.