Guru Makin Termotivasi! Metode Pembelajaran Ini Terbukti Tingkatkan Nilai Literasi Daerah

Senin 09-02-2026,09:16 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

Evaluasi dampak yang dilakukan secara independen oleh Deloitte pada tahun 2024, serta ditinjau secara akademis oleh Northeastern University, menunjukkan bahwa kota/kabupaten yang didukung oleh STiR di Indonesia mencatat hasil literasi 16,4% lebih tinggi dibandingkan kabupaten kontrol.

Selain itu, ditemukan pula peningkatan pada pembelajaran sosial-emosional siswa serta tingkat otonomi guru.

Memperkuat Keberlanjutan dan Institusionalisasi di Daerah

MoU dengan BBPMP menegaskan komitmen bersama dalam membangun kemandirian daerah dalam pengelolaan dan keberlanjutan program.

BACA JUGA:Buka Februari 2026, Deretan Peluang Beasiswa Luar Negeri, Gratis Biaya Kuliah hingga Uang Saku

Pada Fase 2, BBPMP akan mengambil peran yang lebih besar dalam mengoordinasikan dan mengelola pendekatan ini di Jawa Timur, dengan Bakti Barito–STiR Education berperan sebagai mitra teknis strategis.

“Kemitraan dengan BBPMP merupakan langkah penting untuk memperkuat peran motivasi intrinsik dalam mendukung perubahan berkelanjutan pada sistem pendidikan Indonesia,” ujar Yoni Nurdiansyah, Direktur Eksekutif Yayasan Bakti Pendidikan Unggul–Program STiR Indonesia.

“Berangkat dari empat tahun pembelajaran dan adaptasi yang telah dilakukan, Fase 2 memungkinkan kami bekerja lebih erat dengan mitra pemerintah untuk mendorong peningkatan sistem secara menyeluruh, serta memastikan guru memiliki dukungan yang dibutuhkan agar setiap anak dapat belajar dan berkembang secara optimal,” tambahnya.

BACA JUGA:Aisah Dahlan: Sekolah Tak Usah Beri PR ke Siswa, Picu Ketegangan Ortu dan Anak

Sementara itu, Direktur Yayasan Bakti Barito Dian A Purbasari menyampaikan, di Bakti Barito, pihaknya meyakini bahwa peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan berakar pada pemberdayaan guru dan penguatan sistem.

"Kemitraan Fase 2 ini menegaskan komitmen kami untuk mendukung solusi yang dipimpin oleh pemerintah, menguatkan peran para pemangku kepentingan pendidikan di daerah, serta memastikan mutu pendidikan tidak hanya terjaga, tetapi juga terus meningkat dari waktu ke waktu," jelasnya.

Kemitraan ini selaras dengan prioritas pendidikan nasional Indonesia dan mendukung visi bersama untuk membangun sistem pendidikan di mana guru senang mengajar dan anak-anak senang belajar.

BACA JUGA:Kampus China Tendang Harvard University dari Urutan Terbaik Dunia, Juga Dominasi 9 Besar Teratas

Tags :
Kategori :

Terkait