MALANG, DISWAYMALANG.ID-Perkembangan teknologi pengisian daya nirkabel (wireless charging) di iPhone disebut-sebut akan mencapai level baru di seri iPhone 18. Meski Apple belum mengumumkan apa pun secara resmi, berbagai bocoran teknologi dan arah pengembangan standar pengisian daya global mengindikasikan bahwa fitur wireless charging akan menjadi salah satu sorotan utama di iPhone generasi ini.
Fokusnya bukan lagi sekadar ada MagSafe, tetapi pada kecepatan, efisiensi, dan kompatibilitas yang jauh lebih luas.
BACA JUGA:Klaim Rewards Terbaru! 43 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026 Hari Ini
Standar Qi2.2 Jadi Kunci Peningkatan
Rumor paling kuat menyebut iPhone 18 akan mengadopsi standar Qi2.2, generasi terbaru dari teknologi wireless charging yang dikembangkan oleh Wireless Power Consortium (WPC). Standar ini merupakan pengembangan dari Qi2 yang sudah digunakan Apple melalui MagSafe pada iPhone generasi sebelumnya.
Qi2.2 memungkinkan daya pengisian nirkabel hingga sekitar 25 watt atau bahkan lebih, jauh meningkat dibanding standar Qi lama yang umumnya hanya berada di kisaran 7,5–15 watt. Dengan daya sebesar ini, wireless charging tidak lagi terasa lambat dan bisa mulai menyaingi pengisian kabel dalam hal kecepatan.
BACA JUGA:Fitur dan Manfaat Galaxy AI Baru yang Disematkan di HP-HP Samsung Keluaran 2026
MagSafe Tetap Jadi Andalan
Apple diperkirakan tetap mempertahankan MagSafe dengan sistem magnetik untuk memastikan posisi iPhone selalu presisi di titik pengisian. Inilah yang membuat efisiensi daya lebih tinggi, panas lebih terkontrol, dan proses pengisian lebih stabil.
Kombinasi MagSafe + Qi2.2 inilah yang dirumorkan akan membuat pengalaman wireless charging di iPhone 18 jauh lebih optimal dibanding generasi sebelumnya.
Kompatibilitas Charger Lebih Luas
Salah satu dampak besar dari adopsi Qi2.2 adalah pengguna tidak lagi terlalu bergantung pada charger resmi Apple. Charger pihak ketiga yang sudah mendukung Qi2.2 bisa memberikan kecepatan pengisian yang setara, selama memiliki sistem magnetik yang presisi.
Artinya, pasar aksesori wireless charging akan semakin luas, dengan banyak pilihan charger stand, charging pad, power bank magnetik, hingga dock station yang bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh pengguna iPhone 18.
BACA JUGA:Layak Beli di 2026! Deretan HP Gaming di Bawah Rp3 Jutaan
Wireless Charging Makin Mendekati Pengisian Kabel
Selama ini, pengisian kabel masih dianggap jauh lebih cepat dibanding nirkabel. Namun dengan potensi daya 25 watt melalui Qi2.2, wireless charging mulai mendekati performa tersebut.
Keunggulannya jelas: cukup tempel, tidak perlu colok kabel, lebih praktis untuk penggunaan harian di meja kerja, kamar, mobil, atau ruang publik.
USB-C Masih Dipertahankan, tapi Bukan Fokus Utama
Rumor juga menyebut iPhone 18 masih akan mempertahankan port USB-C untuk pengisian kabel. Namun, inovasi terbesar justru bukan di sana, melainkan pada pengembangan ekosistem wireless charging yang semakin matang.
Ini menunjukkan arah Apple yang pelan-pelan mendorong pengguna menuju pengalaman pengisian daya tanpa kabel yang lebih nyaman dan modern.