1 tahun disway

Steam Machine Ditunda! Antusiasme Terlalu Besar, Stok Komponen Belum Aman

Steam Machine Ditunda! Antusiasme Terlalu Besar, Stok Komponen Belum Aman

Steam Machine ditunda akibat harga komponen yang kian naik. --Valve--

MALANG, DISWAYMALANG.ID—Peluncuran Steam Machine, perangkat konsol PC ruang keluarga yang kali pertama diumumkan November 2025, akhirnya ditunda. Valve mengumumkan penundaan itu melalui sebuah unggahan blog pada Rabu malam, 4 Februari 2026 waktu setempat. Alasan utamanya, meningkatnya harga komponen komputer, khususnya memori dan penyimpanan.

Steam Machine awalnya dijadwalkan meluncur pada 2026 bersama dua perangkat keras lain, yakni Steam Frame VR headset dan Steam Controller gamepad generasi terbaru. Ketiga perangkat tersebut diproyeksikan menjadi langkah besar Valve dalam memperluas ekosistem Steam ke ranah perangkat keras, sekaligus menantang konsol konvensional di ruang keluarga.

BACA JUGA:Bocoran Harga Steam Machine Valve Rp16 Jutaan, Jauh di Atas Ekspektasi Para Gamer


Steam Machine digadang-gadang lebih baik ketimbang banyak PC. --Steam--

Dalam pengumuman resminya, Valve mengakui bahwa rencana awal untuk membagikan informasi harga dan tanggal rilis kini harus direvisi. Lonjakan harga serta keterbatasan pasokan komponen menjadi faktor krusial yang memengaruhi jadwal produksi. Kondisi ini disebut Valve sebagai bagian dari masalah rantai pasok global yang masih membayangi industri teknologi.

"Ketika kami mengumumkan produk-produk ini pada November, kami berharap dapat membagikan detail harga dan tanggal peluncuran saat ini," tulis Valve. "Namun, kekurangan memori dan penyimpanan yang terjadi di industri telah meningkat secara signifikan," imbuh mereka.

BACA JUGA:Developer Wajib Jujur Penggunaan AI dalam Game Mereka, Aturan Baru Valve!

Meski demikian, perusahaan menegaskan target pengiriman seluruh perangkat pada paruh pertama tahun ini tetap dipertahankan, meski tanpa kepastian tanggal.

Steam Machine sendiri diposisikan sebagai perangkat yang memungkinkan pengguna mengakses seluruh pustaka gim Steam langsung dari ruang keluarga, dengan pendekatan plug-and-play layaknya konsol.

Konsep ini memicu antusiasme tinggi di kalangan gamer PC, terlebih karena Valve mengklaim sebagian besar game yang diuji dapat berjalan stabil di resolusi 4K dengan 60 frame per detik.

BACA JUGA:Blizzard Hadirkan 5 Hero Baru di Reign of Talon 2026, Kembalikan Lagi Nama Game Jadi Overwatch

Menariknya, Valve belum mengungkapkan banderol harga resmi Steam Machine sejak pengumuman awal. Hal ini memicu spekulasi luas, dengan kisaran harga yang diperkirakan berada di level konsol premium.

Sebuah jajak pendapat pembaca media internasional bahkan menempatkan harga USD599 (sekitar Rp9 jutaan) sebagai angka paling realistis, meski belum pernah dikonfirmasi oleh Valve.

Selain kabar penundaan, Valve juga membagikan perkembangan lain terkait perangkat keras barunya. Pengembang game kini sudah dapat mengajukan permintaan Steam Frame dev kit.

Sumber: harian.disway.id