MALANG, DISWAYMALANG.ID--Peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 yang jatuh tepat pada 25 Januari 2026 menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa bahwa investasi terbaik untuk masa depan adalah kesehatan.
Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan gerakan masif untuk memperkuat komitmen mewujudkan Indonesia Sehat melalui konsumsi gizi seimbang dan sistem pangan berkelanjutan.
Fokus utamanya adalah membekali masyarakat dengan edukasi agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Tahun ini, kampanye nasional mengusung tema “Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal” dengan slogan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, “Sehat Dimulai dari Piringku”. Pesan ini mengajak masyarakat untuk kembali melirik potensi hasil bumi di sekitar mereka.
Pangan lokal bukan hanya soal kedaulatan, tapi juga tentang kualitas nutrisi yang seringkali lebih segar dan alami dibandingkan produk olahan pabrik.
Penguatan kampanye ini juga merambah dunia digital untuk menyentuh generasi muda melalui tagar resmi seperti #HGN66, #HGN2026, dan #PenuhiGiziSeimbangdariPanganLokal.
BACA JUGA:Kemenangan Tipis 1-0 atas Persekam Kabupaten Malang Membawa Persikoba Lolos 8 Besar Liga 4 Jatim
BACA JUGA:Abdul Halim Iskandar Kembali Pimpin PKB Jatim, Kali Ini Periode Keempat
Gerakan kolektif ini bertujuan menciptakan perubahan perilaku yang nyata, di mana pilihan makanan tidak lagi hanya soal rasa atau rasa kenyang, tetapi soal investasi kesehatan jangka panjang bagi diri sendiri dan keluarga.
Namun, pemenuhan gizi tidak boleh disamaratakan. Setiap tahapan usia memiliki kebutuhan porsi dan fokus nutrisi yang berbeda agar pertumbuhan dan produktivitas tetap optimal.
BACA JUGA:Sinopsis Drakor Action Thriller 'A Shop for Killers Season 2', Berikut Ini Bocoran Jadwal Tayangnya
Panduan Porsi Gizi Seimbang Berdasarkan Usia
1. Balita (1–5 Tahun): Fokus Pertumbuhan Otak & Fisik
Pada masa golden age, protein hewani adalah prioritas untuk mencegah stunting.
- Porsi: Gunakan piring kecil. Pastikan protein (ikan, telur, atau ayam) mengisi 1/3 piring.
- Saran: Sertakan sumber lemak sehat seperti santan atau minyak kelapa dalam olahan pangan lokal untuk membantu penyerapan vitamin.