4. Sandi Geser (Caesar Cipher)
Disebut juga sandi Caesar karena digunakan oleh Julius Caesar. Cara kerjanya:
- huruf digeser beberapa langkah ke kanan atau kiri.
- Misalnya geser +2: A → C, B → D, C → E
- Jika pesannya “PRAMUKA” dan digeser +2, maka menjadi: RTCOWMC.
5. Sandi Rumput/Sandi Rumput Jerman
Sandi rumput menggunakan simbol garis mirip rumput atau batang untuk mewakili huruf. Umumnya terdapat dua bentuk: sandi rumput biasa dan rumput ganda.
Meskipun terlihat rumit, konsepnya hanya menggunakan pola garis vertikal dan horizontal.
6. Sandi Napoleon
Sandi ini memakai simbol-simbol berbentuk kotak dan titik untuk mengganti setiap huruf.
Huruf-huruf dikelompokkan dalam susunan grid dan setiap posisi memiliki tanda tertentu. Sandi ini visual dan mudah dihafal karena bentuknya mirip bingkai atau pagar.
7. Sandi Angka
Dalam sandi angka, setiap huruf diganti dengan angka berdasarkan urutannya:
- 1 = A, 2 = B, 3 = C, dan seterusnya hingga 26 = Z.
- Misalnya: 10 18 1 13 21 11 1 → PRAMUKA
Sandi ini termasuk paling sederhana dan sering digunakan dalam teka-teki.
8. Sandi Vigenere
Sandi Vigenere menggunakan kata kunci (keyword) untuk mengenkripsi pesan. Huruf pesan dan huruf kunci digabung menggunakan tabel Vigenere.
Contoh:
- Pesan asli: PRAMUKA
- Kunci: API
- Kunci diulang agar panjangnya sama dengan pesan: PRAMUKA --> APIAPIA
1. Langkah 1: Ubah huruf jadi angka (A=0, B=1, … Z=25)