Hadir di Ma’arif Day 2026, Wabup Malang Puji Peran LP Ma'arif NU dalam Pendidikan
Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib saat memberikan sambutan pada acara Ma'arif Day dalam rangka Harlah LP Ma'arif ke-97, Sabtu 26/09-agsant-diswaymalang.id
PONCOKUSUMO, DISWAYMALANG.ID--Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib menegaskan pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Pendidikan juga harus membentuk karakter, akhlak, kepedulian sosial, serta kemampuan peserta didik menghadapi berbagai tantangan.
Hal itu dia sampaikan saat menghadiri puncak Harlah ke-97 LP Ma’arif NU sekaligus Ma’arif Day 2026 di Lapangan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Sabtu (26/9/2026).
Lathifah mengatakan perjalanan 97 tahun LP Ma’arif NU menjadi bagian dari sejarah pengabdian dalam bidang pendidikan dan pencerdasan kehidupan bangsa.
“97 tahun merupakan perjalanan panjang pengabdian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun karakter, serta menanamkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan melalui dunia pendidikan,” kata Lathifah.
BACA JUGA:Harlah ke-70 MTs Hasyim Asy’ari, Cak Nur Bernostalgia dan Apresiasi Peran Guru di Almamaternya
Menurutnya, LP Ma’arif NU tidak hanya menjalankan fungsi sebagai lembaga pendidikan. Lembaga tersebut juga memiliki peran dalam membentuk manusia yang mempunyai ilmu, akhlak, karakter, dan kepedulian sosial.
“Pendidikan tidak cukup hanya membuat anak-anak kita pintar menjawab soal-soal. Pendidikan harus mampu membuat mereka bijak mengambil keputusan, santun dalam bersikap, kuat menghadapi tantangan, serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Malang Perkuat Sinergi dengan LP Ma’arif NU
Lathifah menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar LP Ma’arif NU Kabupaten Malang yang selama ini menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Malang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar LP Ma’arif NU Kabupaten Malang yang selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Malang dalam membangun sumber daya manusia,” tuturnya.

Lathifah Shohib saat diwawancari oleh awak media, disela-sela acara Ma'arif Day 2026-agsant-diswaymalang.id
Ia mengatakan pembangunan pendidikan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, guru, orang tua, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kalau ingin pendidikan maju, maka tidak bisa dilakukan satu pihak saja. Pemerintah, para guru, orang tua, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan harus berjalan dalam satu irama,” kata Lathifah.
BACA JUGA:Harlah ke-28 PKB di Kabupaten Malang Ditandai Peresmian Kantor DPC dan Masjid Al Iskandariyah
Jalan Sehat Jadi Bagian Ma’arif Day 2026
Selain menyoroti pendidikan, Lathifah juga mengaitkan kegiatan jalan sehat dengan pembangunan generasi yang sehat.
Sumber:


