Elkan Baggott dan Ragnar Terancam Skors? Pasal Kartu FIFA ASEAN Cup 2026 Bikin Geger
Elkan Baggott dan Ragnar terancam absen di laga berikutnya FIFA ASEAN Cup 2026? Pasal kartu kuning masih menimbulkan tanda tanya.-Ig zonasepakbola_id-Ig zonasepakbola_id
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Elkan Baggott dan Ragnar Oratmangoen berada dalam situasi yang mengundang tanda tanya menjelang laga berikutnya FIFA ASEAN Cup 2026. Keduanya tercatat menerima dua kartu kuning sepanjang fase grup, tetapi ketentuan mengenai penghapusan kartu dalam regulasi turnamen membuat status akumulasi mereka belum bisa dipastikan.
Persoalan tersebut muncul karena kartu kuning Elkan dan Ragnar diterima dalam pertandingan yang berbeda. Elkan mendapat kartu ketika Indonesia menghadapi Malaysia dan Bangladesh, sedangkan Ragnar menerima peringatan saat melawan Singapura dan Bangladesh.
Jika hanya melihat jumlah kartu, keduanya terlihat telah mengoleksi dua peringatan. Namun, Pasal 9.2 dan Pasal 9.3 regulasi FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi bagian penting dalam menentukan bagaimana kartu tersebut dihitung.
Elkan dan Ragnar Sama-Sama Dapat Dua Kartu
Elkan menerima kartu kuning pertama saat Indonesia menghadapi Malaysia pada menit ke-88. Peringatan keduanya muncul ketika Garuda menghadapi Bangladesh, tepatnya pada menit ke-68.
Ragnar memiliki catatan serupa. Ia menerima kartu kuning ketika menghadapi Singapura pada menit ke-62. Peringatan kedua didapat saat Indonesia bertemu Bangladesh pada menit ke-90.
Dengan demikian, kedua pemain sama-sama tercatat mendapatkan kartu kuning dalam dua pertandingan berbeda selama fase grup.
Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan apakah keduanya otomatis terkena akumulasi untuk pertandingan berikutnya.
Pasal 9.2 Bikin Situasi Makin Rumit
Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah Pasal 9.2. Dalam regulasi turnamen disebutkan bahwa kartu kuning tunggal di ASEAN Cup akan dihapus setelah Matchday kedua babak penyisihan grup di setiap divisi.
Ketentuan tersebut dapat memunculkan penafsiran bahwa kartu yang diterima sebelum penghapusan tidak lagi dibawa ke penghitungan berikutnya.
Jika menggunakan pemahaman tersebut, kartu Elkan ketika menghadapi Malaysia tidak lagi digabungkan dengan kartu yang diterimanya saat melawan Bangladesh.
Hal yang sama berlaku bagi Ragnar. Kartu yang diterimanya ketika menghadapi Singapura tidak lagi diperhitungkan jika memang masuk dalam kategori kartu yang dihapus berdasarkan ketentuan tersebut.
Dengan demikian, masing-masing pemain hanya memiliki satu kartu yang tercatat setelah periode penghapusan.
Pasal 9.3 Justru Buka Pertanyaan Baru
Namun, Pasal 9.3 membuat persoalan tersebut tidak sesederhana itu.
Pasal tersebut mengatur bahwa seorang pemain atau ofisial tim yang menerima dua peringatan dalam dua pertandingan berbeda akan dikenai skorsing secara otomatis untuk pertandingan tim berikutnya.
Sumber: ig zonasepakbola_id


