2 tahun Disway Malang

Dusun Brau Dorong Potensi Wisata Edukasi Lewat Paket Wisata Live In

Dusun Brau Dorong Potensi Wisata Edukasi Lewat Paket Wisata Live In

M. Munif (kiri) bersama M. Dadi ketua Fordewi Kota Batu-panca rp-

BATU, DISWAYMALANG.ID — Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, terus bersolek menguatkan posisinya sebagai destinasi wisata edukasi unggulan. Memanfaatkan potensinya sebagai sentra peternakan sapi perah, kawasan ini menghadirkan pengalaman berwisata autentik melalui program live-in serta gelaran Festival Nyusu Bareng.  

​Ketua Forum Desa Wisata (Fordewi) Kota Batu, M Dadi, menjelaskan bahwa konsep wisata live-in dirancang untuk memberikan pengalaman nyata bagi para wisatawan. Wisatawan tidak hanya menginap, tetapi juga berbaur langsung dengan kehidupan sehari-hari warga setempat.  

​"Namanya live-in itu tidur di rumah warga apa adanya, makan apa yang dimasak oleh warga, serta mengikuti aktivitas peternak sejak pagi hari," ujar Dadi saat diwawancarai di Dusun Brau, Sabtu (3/10/2026).  

Aktivitas yang dimaksud, jelas Dadi, beragam. Mulai dari membersihkan kandang, memerah susu, mencari rumput, hingga menyetorkan susu. Wisatawan juga diajak mempelajari proses pengolahan susu hingga menjadi berbagai produk turunan, seperti keju.

"Aktivitas edukasi itulah yang kami tawarkan," tambahnya.

BACA JUGA:Festival Nyusu Bakal Digelar Besok 4 Oktober di Batu, Bagikan Seribu Cup Susu dan Doorprize Pedet

Program ini terbuka untuk pelajar, mahasiswa, perusahaan, maupun masyarakat umum. Saat ini, sekitar 25 rumah warga telah menyatakan kesiapannya untuk menerima tamu live-in, sementara pembenahan sarana dan prasarana umum terus ditingkatkan.  

​Untuk memperluas jangkauan pasar, Fordewi turut merangkul berbagai pihak. "Melalui kegiatan ini, kami mengundang 30 travel agent se-Jawa dan Bali untuk melihat langsung potensi paket live-in di Brau, sehingga mereka siap membantu memasarkannya," tambah Dadi.  

BACA JUGA:KADIN Malang Siap Kolaborasi dengan ICMI, Bidik UMKM hingga Pertanian

​Sinergi dan Dukungan BUMN 

​Pengembangan kawasan wisata ini berjalan seiring dengan digelarnya Festival Nyusu Bareng yang diinisiasi oleh Pokdarwis Kota Batu. Ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri Dusun Brau, Muhammad Munir, menyampaikan bahwa festival ini bertujuan mengangkut potensi lokal sekaligus mengenalkan produk-produk UMKM setempat.  

​"Brau adalah sentra peternakan sapi perah, sehingga potensi utama yang kami angkat adalah susunya. Acara ini tidak hanya melibatkan warga lokal, tetapi juga dihadiri pengunjung dari Kota Batu, Surabaya, hingga berbagai daerah lainnya," jelas Munir.  

BACA JUGA:Festival Nyusu Bakal Digelar Besok 4 Oktober di Batu, Bagikan Seribu Cup Susu dan Doorprize Pedet

​Pelaksanaan festival dan pengembangan desa wisata ini turut mendapat dukungan penuh dari PT Askrindo (Persero), BUMN yang telah membina Dusun Brau sejak tahun 2016. Dalam festival tersebut, PT Askrindo memberikan berbagai bentuk support, mulai dari penyediaan 1.000 cup susu gratis, pembagian kaus untuk anak-anak usia PG/TK, hingga hadiah utama berupa seekor anakan sapi.  

​"Pendampingan ini sudah berjalan selama 10 tahun dan terus berlanjut hingga sekarang," tutur Munir.  

​Melalui sinergi antara masyarakat, Pokdarwis, pemerintah, dan pihak swasta, Dusun Brau diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata edukasi terintegrasi di Kota Batu yang dapat menggerakkan roda perekonomian warga. 

Sumber: