UB Masuk THE Asia Rankings 2026, Tempati Cluster 601–800 Asia
Universitas Brawijaya --prasetya.ub.ac.id
MALANG, DISWAYMALANG.ID—Universitas Brawijaya (UB) kembali mencatatkan capaian dalam Times Higher Education (THE) Asia University Rankings 2026 dengan menempati cluster 601–800 Asia.
Dikutip dari laman resmi UB, Senin (27/4/2026), pemeringkatan ini mencakup 929 universitas dari 36 negara di Asia dan menilai kinerja perguruan tinggi berdasarkan lima pilar utama, yakni Teaching, Research Environment, Research Quality, International Outlook, dan Industry.
Berdasarkan hasil tersebut, UB memperoleh skor keseluruhan pada rentang 23,3–30,8. Pada aspek Teaching, UB mencatat skor 29,3, Research Environment 15,8, serta Research Quality 29,6. Sementara itu, pada aspek Industry UB memperoleh skor 36,2 dan International Outlook 43,8 yang menunjukkan kekuatan UB dalam kolaborasi global.
BACA JUGA:ASDP Bersama 14 BUMN Bangun Kabupaten Raja Ampat Lebih Berkelanjutan
BACA JUGA:Polinema Perkuat Kemitraan Industri Melalui Kerja Sama dengan PT Komatsu Remanufacturing Asia
Di Indonesia, Universitas Indonesia berada pada cluster 201–250 Asia, disusul Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Sebelas Maret di cluster 351–400. Sementara UB berada pada kelompok 601–800 bersama sejumlah perguruan tinggi nasional lainnya.
Kepala UPT Global Partnership and Reputation UB, Hendrix Yulis Setyawan, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bagian dari proses transformasi institusi.
“Masuknya Universitas Brawijaya dalam THE Asia University Rankings 2026 menunjukkan bahwa UB terus hadir dalam peta kompetisi pendidikan tinggi Asia. Pemeringkatan ini bukan hanya soal posisi, tetapi juga menjadi instrumen refleksi untuk memperkuat kualitas akademik, riset, kolaborasi internasional, dan kontribusi UB bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kompetisi di tingkat Asia sangat ketat karena melibatkan universitas dengan kekuatan riset tinggi. Menurutnya, aspek International Outlook dan Industry menjadi modal penting bagi UB dalam memperkuat reputasi global melalui kerja sama akademik, mobilitas mahasiswa, serta riset kolaboratif.
BACA JUGA:Rektor UB Tinjau Lokasi UTBK 2026, Pastikan Pelaksanaan Berjalan Lancar
BACA JUGA:UM Ambil Sumpah 27 Dosen Tetap, Targetkan Percepatan Doktor dan Lonjakan Publikasi Karya Ilmiah 2026
Ke depan, UB akan terus mendorong peningkatan kualitas riset dan publikasi internasional bereputasi. Berdasarkan data, publikasi UB pada jurnal Q1 dan Q2 meningkat signifikan dari sekitar 300 pada 2020 menjadi sekitar 1.500 pada 2025.
“UB memiliki modal besar, mulai dari dosen, mahasiswa, jejaring alumni, pusat riset, kerja sama internasional, hingga kontribusi kepada masyarakat. Tantangan berikutnya adalah mengonsolidasikan seluruh potensi tersebut agar semakin terlihat dalam indikator reputasi global,” jelasnya.
Capaian ini menjadi momentum bagi UB untuk terus meningkatkan kualitas akademik, memperluas kolaborasi global, serta memperkuat kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional.
Sumber: prasetya.ub.ac.id




