1 tahun disway

Arus Balik Lebaran Masih Tinggi, 9.274 Penumpang Kereta Padati Malang Raya

Arus Balik Lebaran Masih Tinggi, 9.274 Penumpang Kereta Padati Malang Raya

--

BLIMBING, DISWAYMALANG.ID–Arus balik Lebaran di wilayah Malang Raya masih menunjukkan tren tinggi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat ribuan penumpang masih memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi utama.

Berdasarkan data sementara Kamis (26/3), sebanyak 9.274 penumpang diproyeksikan menggunakan layanan kereta api di wilayah Malang Raya. Jumlah tersebut terdiri dari 3.638 penumpang berangkat dan 5.636 penumpang datang, serta masih berpotensi bertambah hingga malam hari.

BACA JUGA:Cuaca Malang Raya 26 Maret Hujan Ringan Merata, BMKG Peringatkan Jatim Hujan Sedang-Lebat dan Angin Kencang

Selama periode Angkutan Lebaran 11–25 Maret 2026, total 125.663 penumpang telah dilayani di sejumlah stasiun wilayah Malang Raya. Rinciannya, 67.344 penumpang berangkat dan 58.319 penumpang datang.

Stasiun Malang menjadi titik dengan volume tertinggi, melayani 105.871 penumpang. Disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 9.242 penumpang, Stasiun Malang Kota Lama 6.963 penumpang, serta Stasiun Lawang dan Sumberpucung dengan total 3.587 penumpang.

BACA JUGA:Arus Balik 2026: Volume Kendaraan ke Kota Batu Turun 27%, Namun Puncak Harian Pecahkan Rekor

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan mobilitas masyarakat masih tinggi meski puncak arus balik telah terlewati.

“Arus balik di wilayah Malang Raya masih berlangsung dengan volume pelanggan yang tinggi. Kami terus mengoptimalkan pelayanan agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, puncak arus balik terjadi pada Selasa (24/3) dengan total 10.135 penumpang, terdiri dari 5.833 penumpang datang dan 4.302 penumpang berangkat. Sementara puncak arus mudik tercatat pada 14 Maret 2026 dengan 9.654 penumpang.

BACA JUGA:Tragedi Rem Blong di Jalur Klemuk: Satu Keluarga Pemudik Alami Kecelakaan Maut

Dari sisi penjualan tiket, hingga 25 Maret 2026, tiket kereta api jarak jauh yang terjual mencapai 85.380 tiket atau sekitar 63 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk. Angka ini diperkirakan masih akan meningkat hingga akhir masa Angkutan Lebaran pada 1 April 2026.

Stasiun Malang kembali mendominasi jumlah pemesanan dengan 71.371 tiket, diikuti Kepanjen 6.572 tiket, Malang Kota Lama 4.851 tiket, serta Lawang dan Sumberpucung sebanyak 2.586 tiket.

Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya di wilayah Malang Raya diproyeksikan melayani 169.760 penumpang, terdiri dari 85.380 penumpang berangkat dan 84.380 penumpang datang.

BACA JUGA:WFA dan Belajar Daring di Kota Batu: Pemkot Masih ‘Wait and See’ Arahan Pusat

Sumber: