1 tahun disway

Tradisi Bakar-Bakaran Jelang Tahun Baru Dongkrak Omzet Pedagang di Kota Malang

Tradisi Bakar-Bakaran Jelang Tahun Baru Dongkrak Omzet Pedagang di Kota Malang

Gerai ikan segar--

SUKUN,FISWAYMALANG.ID—Tradisi merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan acara bakar-bakaran kembali mendorong lonjakan permintaan bahan pangan di Kota Malang. Sejumlah pasar tradisional, pasar modern, hingga lapak penjual ikan dan daging dilaporkan mengalami peningkatan omzet signifikan sejak dua hari menjelang 31 Desember 2025.

Pantauan di beberapa titik penjualan, seperti kawasan Pasar Gadang, Pasar Klayatan, dan sejumlah minimarket modern, menunjukkan masyarakat lebih memilih merayakan tahun baru secara sederhana bersama keluarga dengan kegiatan memanggang makanan di rumah.

BACA JUGA:9 Film dan Series Januari 2026 di Prime Video, Drakor Romantis hingga Thriller

Fenomena ini turut dipengaruhi imbauan keamanan dan kesadaran warga untuk menghindari keramaian berlebih.

Salah satu pedagang ikan di kawasan Klayatan, Kecamatan Sukun, Pak Suminto, mengaku permintaan ikan melonjak tajam sejak akhir pekan lalu.

“Sejak tanggal 29 Desember pesanan naik tajam. Banyak yang pesan ikan buat dibakar, terutama tongkol dan kembung. Bahkan ada yang pesan dari pagi untuk malam harinya,” ujar Suminto, Rabu (31/12).

BACA JUGA:Jelang Tahun Baru 2026, Stasiun Malang Dipadati 6.654 Penumpang dalam Sehari

Menurutnya, selain ikan, pembeli juga banyak mencari ayam potong untuk kebutuhan bakar-bakaran. “Ayam juga laris, biasanya satu sampai dua ekor per pembeli. Ada juga yang beli sekalian sosis dan bakso,” tambahnya.

Ikan gurami menjadi komoditas paling diburu. Jika pada hari biasa harga gurami berada di kisaran Rp60.000-an sekarang bisa mencapai Rp90.000 per kilogram.

Sementara ikan kakap merah menjelang tahun baru harganya naik menjadi Rp40.000–Rp55.000 per kilogram. Ayam harga per kilo berkisar Rp 30.000 - Rp 32.000, Kenaikan harga tersebut tidak menyurutkan minat masyarakat untuk tetap menjalankan tradisi bakar ikan bersama keluarga.

BACA JUGA:Prabowo ke Tapanuli Utara, Malam Tahun Baruan Bersama Warga Aceh

Selain ikan dan ayam, tren perayaan tahun baru dengan konsep home grilling juga terlihat meningkat. Daging sapi slice untuk grill, sosis, bakso, jagung manis, serta aneka sayuran seperti paprika dan jagung bakar menjadi komoditas yang paling banyak dicari di pasar modern.

Sejumlah pedagang menyebut kenaikan omzet selama momen pergantian tahun bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa. Peningkatan penjualan umumnya terjadi sejak sore hingga malam hari.

BACA JUGA:Pedagang Bunga Sepi di Akhir Tahun

Sumber: