Dalam waktu Bersamaan, di Kota Batu Terjadi Dua Banjir usai Hujan Ekstrem
--BPBD Kota Batu
BATU, DISWAYMALANG.ID--Dalam sehari, Rabu (24/12) sore, terjadi dua banjir di dua wilayag yang berjarak sekitar 2 km di Kota Batu. Penyebabnya hujan dengan intensitas tinggi, memicu luapan air. Namun kali ini bukan hanya karena itensitas hujan saja, fator tambahanya adalah sampah.
Pertama terjadi di Jalan Banaran, Desa Bumiaji, sekitar pukul 17.08 WIB sore kemarin. Luapan Kali Paron yang tersumbat sampah membawa air bercampur lumpur ke badan jalan dan permukiman warga.
Dilaporkan yang terjadi di kali paron, genangan dan endapan lumpur mencapai sepanjang kurang lebih 200 meter dengan ketebalan hingga 20 cm. Menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan aktivitas warga terganggu.
"Selain jalan raya, material banjir juga masuk ke sejumlah rumah warga serta satu musala," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Suwoko.
Banjir kedua terjadi di Golari, Desa Sidomulyo, ketika luapan sungai pengairan Tegal Turi mengalir ke area persawahan dan fasilitas umum, memicu kerusakan struktural berupa robohnya tembok makam umum sepanjang sekitar 15 meter dengan tinggi mencapai 3 meter. "Teras bangunan TPQ Darun Naja turut terendam air," timpalnya.
Dari dua kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian material dan gangguan sosial dinilai cukup signifikan. BPBD Kota Batu bersama mayarakay dan unsur terkait langsung melakukan penanganan lapangan, saat nenanggapi kondisi darurat tersebut.
Suwoko mengatakan, meski dipicu oleh sumber berbeda, kedua banjir tersebut memiliki kesamaan karakter. Yaitu ketidakmampuan saluran air menampung debit hujan ekstrem dalam waktu singkat.
“Intensitas hujan cukup tinggi dan berlangsung terus-menerus. Akibatnya, sungai dan saluran drainase meluap hampir bersamaan di dua titik," katanya.
Sumber:
