1 tahun disway

15 Perusahaan Teknologi Taiwan Pamerkan Solusi AI di INTI 2025 Jakarta, Ada Sensor dengan Telapak Tangan

15 Perusahaan Teknologi Taiwan Pamerkan Solusi AI di INTI 2025 Jakarta, Ada Sensor dengan Telapak Tangan

15 perusahaan teknologi terkemuka asal Taiwan hadir di Indonesia, pamerkan aneka teknologi digital termasauk aplikasi kecerdasan buatan (AI) terbaru. --disway news network

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Sebanyak 15 perusahaan teknologi terkemuka asal Taiwan dari berbagai sektor hadir di Indonesia. Mulai aplikasi kecerdasan buatan (AI) terbaru, solusi kota cerdas, hingga solusi cloud dan jaringan berkinerja tinggi, lisensi IP, keamanan siber, serta teknologi imersif (XR).

Tekknologi ini hadir dalam Indonesia Technology & Innovation Exo (INTI) 2025 melalui Taiwan Pavilion di Jiexpo Kemayoran. Pameran ini dibuka 28 Oktober dan berlangsung hingga Kamis, 30 Oktober, hari ini.

Dalam pameran tersebut, dikenalkan sejumlah teknologi unggulan dari Taiwan yang sudah diterapkan dalam kehidupan modern. Teknologi yang turut dikenalkan adalah Himax, yang merupakan sistem berbasis pola urat telapak tangan untuk pemantauan spatial, keamanan akses dan analisis perilaku konsumen.

"Himax Technologies menghadirkan solusi visual cerdas yang menggabungkan efisiensi daya ultra-rendah, kecerdasan buatan, dan keandalan tinggi untuk mendukung transformasi digital di berbagai industri," jelas sales manager business Center V Himax Technologies, Chelsie Lin pada Rabu, 29 Oktober 2025.

"Dengan keahlian mendalam dalam teknologi tampilan dan sensor AI, Himax menjadi mitra strategis bagi pelaku industri global yang membutuhkan sistem pengenalan visual, keamanan biometrik, dan pemrosesan gambar yang presisi,” lanjutnya.

Kemudian, diteksi dini gempa berbasis AI. Enginer P-Waver, Danny Gho menjelaskan bahwa teknologi ini bisa mendeteksi aktivitas seismik sejak dini dan mengirimkan peringatan cepat ke sistem yang terintegrasi.

“Lewat sistem ini, kita bisa langsung membaca getaran bangunannya. Saya bisa menganalisis dalam hitungan menit. Jadi, kita bisa memastikan bangunan tersebut aman atau tidak,” ujar Danny.

Lalu, Brinno menampilkan kamera time-lapse berdaya rendah untuk perekaman jangka panjang. Ini berguna dalam mendokumentasikan proyek konstruksi, sekolah, dan fasilitas industri.

Ditampilkan juga teknologi agen virtual AI yang dapat berinteraksi langsung dengan pengunjung dan juga dapat menampilkan potensi avatar AI untuk ritel, layanan publik, dan pemasaran digital.

“Kami berkomitmen untuk mengembangkan alat pemasaran digital berbasis teknologi XR yang memungkinkan perusahaan menciptakan ruang virtual untuk menampilkan produk nyata atau membuat avatar virtual guna berinteraksi dengan pelanggan kapan saja dan di mana saja,” ujar Digital Design Manager King One, Willis Lai.

Taiwan Pavilion pada 2025 ini mengusung tema AI-Driven Innovation for Advanced Digital Economy. Tema ini untuk menyoroti bagaimana teknologi unggulan dari Taiwan telah diterapkan dalam berbagai aplikasi nyata yang meningkatkan kualitas hidup modern.  

Debut Taiwan Pavilion di INTI Asia 2025 bukan sekadar pameran. Namun, komitmen strategis untuk memperluas ekosistem inovasi Taiwan di kawasan Asia Tenggara.

“Kami berharap Taiwan Pavilion dapat menjadi wadah kolaborasi antara para inovator Taiwan dan 29mitra Indonesia, baik dari lembaga publik, industri, startup dan semua pelaku industri.” ujar Project Manager TAITRA, Shirley Liang.

"Di sini, pengunjung tidak hanya dapat menyaksikan demo teknologi secara langsung. Tetapi juga bisa berinteraksi, mencoba solusi secara langsung, dan membawa pulang inspirasi baru untuk transformasi digital,” sambung Shirley.  

Dengan kekuatan utama di bidang AI, komputasi cloud, dan keamanan siber, Shierly mengungkapkan bahwa Taiwan siap menjadi mitra strategis Indonesia dalam mempercepat transformasi digital.  

“Kami melihat potensi besar di Indonesia, khususnya dalam penerapan AI dan solusi cerdas untuk industri, pemerintahan, dan pendidikan,” ujar Shirley.

"Taiwan siap berbagi keahlian dan bekerja sama dengan Indonesia untuk membangun masa depan digital yang tangguh dan menyeluruh," pungkasnya.

Sumber: disway news network