BYD M6 EV CKD vs M6 DM, Ini Perbedaan yang Paling Terlihat
BYD M6 EV CKD dan M6 DM punya perbedaan utama pada sumber tenaga, desain, fitur, baterai, hingga karakter penggunaannya.-Yt B Channel-Yt B Channel
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - BYD M6 EV CKD dan BYD M6 DM sama-sama membawa nama M6, tetapi keduanya memiliki karakter yang berbeda. BYD M6 EV CKD merupakan mobil listrik murni, sedangkan M6 DM menggunakan teknologi Dual Mode yang menggabungkan tenaga listrik dan mesin bensin. Perbedaan tersebut juga terlihat dari desain eksterior hingga sejumlah perlengkapan di kabin.
Pada BYD M6 EV CKD yang dibahas dalam video B Channel, perubahan paling besar justru berada pada sistem penggeraknya. Mobil ini menggunakan motor listrik berdaya 240 kW atau 326 PS dengan torsi 270 Nm.
Baterainya berkapasitas 75,6 kWh dengan jarak tempuh yang disebut mencapai 600 kilometer. Sistem pengisian DC-nya juga mampu menerima daya hingga 293 kW, sehingga pengisian dari 10 hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan sekitar 12 menit.
Sementara itu, BYD M6 DM menggunakan teknologi Dual Mode. Model ini merupakan plug-in hybrid yang memadukan motor listrik dengan mesin bensin. BYD sendiri menjelaskan teknologi DM sebagai kombinasi kemampuan berkendara menggunakan listrik dan hybrid.
Perbedaan tampilan luar
Dari sisi desain, BYD M6 EV CKD mempertahankan tampilan bumper versi EV. Dalam video, disebutkan bahwa bagian bumper tersebut berbeda dari varian DM yang mendapatkan desain bumper berbeda.
M6 EV CKD juga memiliki sejumlah detail eksterior yang lebih sederhana. Varian CKD tidak mendapatkan side skirt dengan aksen krom, sedangkan aksen krom pada area jendela hanya berada di bagian bawah.
Velg yang digunakan M6 EV CKD merupakan kepunyaan varian DM, dengan finishing two-tone dan motif kipas. Ukuran bannya 225/55 R17.
Sementara pada keluarga M6 DM, khususnya varian Cross, tampilan dibuat lebih berkarakter dengan sejumlah pembeda eksterior. Varian tersebut memiliki roof rail, desain velg baru, serta aksen krom hitam pada bagian grille.
Interior M6 EV CKD tetap lengkap
Perbedaan juga terlihat di dalam kabin. BYD M6 EV CKD yang dibahas dalam video mendapatkan panel instrumen full TFT. Tuas perpindahan juga dipindahkan ke area belakang setir, sementara layar utama tidak lagi menggunakan mekanisme putar.
Fitur kenyamanannya mencakup panoramic roof, jok kulit, cooler seat untuk pengemudi dan penumpang depan, dual-zone climate control, power back door, serta konfigurasi captain seat pada baris kedua.
Sistem bantuan pengemudi juga cukup lengkap. M6 EV CKD memiliki adaptive cruise control, lane keep assist, blind spot detection assist, auto emergency braking, rear collision warning, forward collision warning, rear cross-traffic alert, parking assist, dan kamera 360.
Untuk hiburan, tersedia Bluetooth, hotspot, Apple CarPlay, Android Auto, YouTube, Spotify, radio, serta sejumlah aplikasi lainnya.
Sementara M6 DM hadir dalam beberapa pilihan, yakni Classic Standard, Classic Dynamic, Cross Advanced, Cross Superior, dan Cross Superior Captain. Varian Cross Superior Captain menjadi pilihan dengan konfigurasi enam penumpang dan captain seat.
Pada akhirnya, perbedaan paling mendasar tetap berada pada sumber tenaga. BYD M6 EV CKD sepenuhnya mengandalkan listrik dan baterai, sedangkan M6 DM menawarkan fleksibilitas teknologi Dual Mode dengan kombinasi motor listrik dan mesin bensin.
Sumber: youtube b channel


