8 Hal dari Kendaraan yang Wajib Dicek usai Dipakai Mudik, agar Tak Jadi Masalah
Servis ringan setelah mudik bisa menyelamatkan dari biaya besar di kemudian hari. Lebih baik cek sekarang daripada menyesal nanti!. --Pinterest--
MALANG, DISWAYMALANG.ID–Pengecekan kendaraan setelah dipakai mudik Lebaran sangat diperlukan. Setelah perjalanan ratusan kilometer, kendaraan berada pada fase paling rawan.
Kerusakan sering muncul justru setelah mobil atau motor kembali dipakai untuk aktivitas harian. Berikut beberapa hal yang wajib dicek setelah mudik:
1. Oli Mesin: Jangan Tunggu Lampu Indikator Menyala
Perjalanan jauh membuat oli bekerja ekstra. Gesekan mesin meningkat, suhu tinggi, dan durasi panjang bikin kualitas oli cepat turun.
Cek warna dan volumenya. Kalau sudah menghitam pekat atau volumenya berkurang, jangan ditunda—langsung ganti. Ini langkah paling murah untuk mencegah kerusakan mahal.
2. Ban: Terlihat Baik Belum Tentu Aman
Ban adalah komponen yang paling "menderita" saat mudik. Jalan panas, beban penuh, dan tekanan tinggi bisa mempercepat keausan.
Periksa tekanan angin, kondisi tapak, hingga potensi benjolan di sisi ban. Jangan anggap remeh retakan kecil karena bisa menjadi awal masalah besar di jalan.
3. Rem: Nyawa Ada di Sini
Kalau selama mudik sering injak atau tarik rem, sistem pengereman pasti terkuras. Perhatikan ciri-ciri rem yang mulai bermasalah. Mulai dari kurang pakem, muncul bunyi, atau pedal dan tarikan lebih dalam dari biasanya.
Jika kondisi itu terjadi, jangan ditawar lagi, langsung cek. Bila perlu, bawa kendaraan ke bengkel. Mintalah mekanik memeriksa sistem pengereman demi keselamatan.
4. Aki: Sering Drop setelah Perjalanan Jauh
Aki bisa terlihat normal saat perjalanan, tapi melemah setelahnya. Apalagi jika kendaraan lantas jarang dipakai setelah digunakan untuk perjalanan jauh seperti mudik/balik.
Jika starter mulai berat atau lampu redup, ketahuilah bahwa itu sinyal awal gangguan. Jangan tunggu mogok di parkiran.
5. Cairan Penting: Jangan Sampai Kering Tanpa Disadari
Radiator, minyak rem, hingga oli transmisi sering luput dari perhatian. Padahal, kekurangan cairan bisa memicu overheat atau kerusakan sistem.
Cek levelnya. Jika berkurang, segera isi atau periksa kemungkinan kebocoran.
6. Filter Udara dan AC: Korban Debu Perjalanan
Mudik identik dengan jalanan berdebu. Filter udara yang kotor bisa bikin mesin "ngos-ngosan", sementara filter AC membuat kabin jadi kurang nyaman.
Membersihkan atau mengganti filter bisa langsung terasa bedanya. Tarikan menjadi lebih ringan, kabin pun terasa lebih segar.
7. Kaki-Kaki: Efek Jalan Rusak Mulai Terasa
Sumber:









