9 Istilah yang Perlu Diketahui dalam AI, mulai LLM, Algoritma, hingga Guardrails
Robot dengan kecerdasan buatan yang dilibatkan menyambut pada tamu peserta KTT Shanghai Cooperation Organization (SCO) di Tianjin, 1 September 2025.-Doan Widhiandono---
Istilah “use case” merujuk pada penerapan nyata AI dalam kehidupan sehari-hari atau industri. Contohnya, deteksi penipuan di sektor perbankan.
Kemudian rekomendasi personal di platform streaming, analisis tanah dan cuaca untuk pertanian, diagnosis medis, serta penemuan obat.
4. Algoritma
Algoritma adalah seperangkat aturan atau instruksi. Tugasnya memberi tahu komputer bagaimana memproses data dan mengambil keputusan. Algoritma merupakan fondasi utama dari setiap sistem AI.
5. AI Guardrails
AI guardrails adalah mekanisme pengaman. Mekanisme itu ditanamkan dalam sistem AI. Dengan tujuan agar dapat beroperasi secara aman dan etis. Guardrails bertujuan mencegah keluaran yang berbahaya, bias, ilegal, atau tidak pantas.
Bentuknya bisa berupa filter konten, kebijakan keamanan, hingga sistem mitigasi bias. Guardrails memastikan perilaku AI tetap selaras dengan hukum. Juga nilai-nilai manusia.
6. AI Bias
AI bias adalah kesalahan sistematis dalam hasil keluaran AI. Diakibatkan oleh data pelatihan yang tidak seimbang. Bisa juga terkait asumsi desain yang keliru. Bias dapat menghasilkan keputusan yang tidak adil atau tidak akurat.
7. AI Hallucination

ILUSTRASI Menyongsong Agentic AI: Peluang dan Tanggung Jawab di Era Baru Kecerdasan Buatan.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway---
Halusinasi AI terjadi ketika sistem menghasilkan informasi yang terdengar meyakinkan. Tetapi sebenarnya salah atau sepenuhnya dibuat-buat. Fenomena itu menjadi tantangan besar dalam penggunaan AI generatif.
8. Prompt
Prompt adalah perintah atau instruksi yang diberikan pengguna kepada sistem AI generatif. Kejelasan dan kualitas prompt sangat memengaruhi hasil yang dihasilkan AI.
9. Token
Token merupakan unit teks. Bisa berupa kata, potongan kata, atau karakter. Itu semua diproses oleh model AI. Baik saat pelatihan maupun saat menghasilkan respons.
Penting untuk memahami istilah-istilah dasar tersebut. Pun, agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna.
Di tengah transformasi digital yang kian cepat, literasi AI menjadi kunci. Demi menavigasi perubahan teknologi secara lebih bijak dan kritis.
Sumber: harian.disway.id
