Hari Ini 21 Tahun Tsunami Aceh, Daratan Berguncang Air Laut Meluap, Kini Mimpi Buruk Lain Datang Lagi
Aceh luluh lantah berbagai bangunan rata dengan tanah akibat Tsunami Aceh 2004. -Boy Slamet/disway---
MALANG, DISWAYMALANG.ID--Peristiwa Gempa dan tsunami yang melanda wilayah Aceh sudah 21 tahun berlalu, tepatnya di tanggal 26 Desember 2004 silam.
Peristiwa gempa yang memiliki kekuatan M 9,3 itu berguncang hebat di dasar Samudera Hindia hingga menyebabkan ombak datang dengan tinggi kurang lebih sekitar 30 meter ini menghantam pesisir serta permukiman warga.
Tidak hanya itu, PBB melaporkan di tanggal 4 Januari 2005, bahwa ada sebanyak 200 ribu jiwa dinyatakan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Data lainnya menyebutkan 278.898 jiwa.
Menurut PBB, tsunami Aceh 2004 tercatat sebagai salah satu bencana kemanusiaan terbesar yang pernah terjadi di wilayah Indonesia.
Sembari mengenang, berikut dijabarkan mengenai kronologi kejadian dari peristiwa gempa dan tsunami yang mengguncang Aceh pada Desember 2004 silam.
Kronologi Gempa danTsunami Aceh
Tak ada yang menduga pada Minggu, 26 Desember 2004 pagi akan terjadi sebuah bencana yang menelan ratusan jiwa. Kala itu, di pagi hari semua penduduk Aceh masih beraktivitas seperti biasanya.
Akan tetapi, sekitar pukul 07.58 WIB terjadi gempa dangkal yang pusatnya berada di dasar Samudera Hindia dengan berkekuatan M 9,3.
Wilayah sumber gempa ini berjarak sekitar 149 kilometer di sebelah barat Meulaboh, Aceh dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.
Menurut ahli juga berpendapat bahwasannya gempa yang mengguncang Aceh ini menjadi salah satu gempa terbesar kelima yang pernah tercatat di sejarah kehidupan manusia.
Roger Bilham, selaku Profesor Ilmu Geologi University of Colorado menyampaikan pendapatnya bahwa gempa tersebut telah melepaskan energi yang setara dengan bom 100 gigaton.
Gempa Aceh ini juga berlangsung cukup lama kurang lebih 10 menit hingga menyebabkan air laut jadi surut dan garis pantai mundur sampai ratusan meter.
Kemudian, gelombang ombak dengan tinggi capai 30 meter menyapu wilayah pantai Barat Sumatera serta pulau-pulau kecil yang ada di sekitarnya.
Gelombang tsunami ini datang dengan kecepatan yang tak terkira, yakni sekitar 360 km per jam dan langsung berhasil menyapu bersih daratan dan hancurkan permukiman penduduk.
Diketahui, ratusan ribu nyawa warga Aceh hanyut terbawa oleh ombak tersebut. Tak hanya itu, kapal PLTD Apung yang sebelumnya berada di laut juga ikut terseret ke tengah daratan sampai 5 kilometer dari kawasan perairan.
Penyebab Gempa dan Tsunami Aceh 2004
Sumber: disway.id
