Etika Menginap di Rumah Saudara Saat Lebaran: Jangan Bikin Tuan Rumah Pusing!

--
Kamar yang kita tempati adalah milik tuan rumah, bukan hotel. Jadi, pastikan tetap rapi. Rapikan tempat tidur setiap pagi dan jangan biarkan baju kotor berserakan. Jika ada anak kecil yang menginap bersama, pastikan mainan mereka tidak berserakan di seluruh ruangan.
Hal yang sering terabaikan adalah kamar mandi. Jangan tinggalkan genangan air atau rambut di wastafel. Jika menggunakan handuk rumah, pastikan menggantungkannya dengan rapi setelah dipakai, bukan ditinggalkan sembarangan.
8. Jangan Pakai Wi-Fi Rumah untuk Download Film atau Game Berat
Wi-Fi rumah memang menggoda, tapi ingat, itu bukan layanan unlimited seperti di kantor atau kafe. Jangan sampai kita mengunduh file besar atau streaming film resolusi tinggi yang bisa memperlambat koneksi internet untuk semua orang.
Sebagai gantinya, jika memang butuh internet cepat, gunakan paket data sendiri atau tanyakan dulu pada tuan rumah apakah boleh menggunakan Wi-Fi dalam jumlah besar. Ini lebih sopan daripada tiba-tiba seluruh koneksi rumah melambat karena kita mengunduh episode drama Korea.
9. Tahu Diri untuk Pergi, Jangan Sampai Harus Diusir Halus
Menginap terlalu lama bisa menjadi masalah, apalagi jika kita tidak peka dengan kondisi tuan rumah. Jika awalnya hanya berniat satu malam, jangan tiba-tiba memperpanjang tanpa bertanya terlebih dahulu. Amati gestur tuan rumah—jika mereka mulai sibuk dengan aktivitas sendiri, mungkin itu tanda bahwa sudah waktunya kita pamit.
Contoh lain, jika tuan rumah mulai bertanya,"Besok pulang jam berapa?" atau "Kapan rencana balik?" itu bisa jadi kode halus bahwa mereka ingin rumahnya kembali ke keadaan normal. Sebaiknya, kita segera membuat rencana kepulangan agar tidak menjadi beban.
Menjadi tamu yang menginap saat Lebaran memang menyenangkan, tapi jangan sampai kehadiran kita justru merepotkan. Dengan menerapkan tips-tips ini, kita bisa memastikan bahwa kunjungan kita dihargai dan tidak membuat tuan rumah merasa terbebani.
Ingat, etika menginap yang baik akan membuat kita selalu diterima dengan tangan terbuka di lain waktu!
Sumber: quora