UM Tegaskan Kelulusan SNBP 2026 Murni Berdasarkan Nilai dan Daya Saing, Bukan Faktor Alumni
--
LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID—Menjelang penutupan pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, Universitas Negeri Malang (UM) menegaskan bahwa kelulusan calon mahasiswa tidak dipengaruhi faktor alumni sekolah asal, melainkan murni berdasarkan nilai akhir dan tingkat persaingan antarpendaftar.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Sosialisasi SNBP 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (16/2), dan diikuti siswa SMA/MA/SMK/sederajat dari berbagai daerah di Indonesia.
BACA JUGA:Pemkot Malang Siapkan Uji Coba Relokasi PKL Alun-Alun, Jalan Merdeka Selatan Disterilkan
Direktur Pendidikan UM, Evi Eliyanah, bersama Kepala Subdirektorat Seleksi UM, Risky Firmansyah, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.
Salah satu pertanyaan yang mencuat dalam sesi diskusi adalah anggapan bahwa peluang lolos SNBP di UM bergantung pada rekam jejak alumni dari sekolah yang sama.
Menanggapi hal itu, Dr. Risky menegaskan bahwa asumsi tersebut tidak benar.
BACA JUGA:GTA 6 Hadirkan Map Lain Bernama Leonida selain Vice City, Wilayah Luas dan Beragam
“Di UM tidak mengharuskan ada alumni dari sekolah asal yang sudah lolos sebelumnya. Penentu kelulusan SNBP adalah nilai akhir dan tingkat persaingan dengan pendaftar lain,” ujarnya.
Ia menambahkan, seleksi dilakukan berdasarkan pemeringkatan akademik sesuai ketentuan nasional tanpa mempertimbangkan faktor non-akademik seperti zonasi atau asal wilayah.
UM juga meluruskan sejumlah informasi yang dinilai tidak relevan, termasuk isu adanya passing grade tertentu yang dianggap menjadi batas kelulusan.
Menurut Dr. Risky, SNBP tidak menggunakan sistem passing grade tetap. Kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh kualitas nilai peserta dibandingkan dengan daya tampung program studi dan jumlah pendaftar.
BACA JUGA:Bingung Cari Kado Imlek? Cek 9 Inspirasi Hadiah Menarik buat Teman
Sementara itu, Prof. Evi mengimbau siswa untuk percaya diri dan tidak terpengaruh spekulasi yang berkembang di luar informasi resmi.
“Jangan berpikir terlalu kompleks. Percaya pada kemampuan diri. Jika belum ada alumni dari sekolahmu yang lolos ke UM, yakinlah kamu bisa menjadi yang pertama,” katanya.
Sumber:
