1 tahun disway

Libur Imlek 2026, 214.634 Kendaraan Padati Tol Pandaan–Malang

Libur Imlek 2026, 214.634 Kendaraan Padati Tol Pandaan–Malang

Foto tangkapan layar jasamarga--

PANDAAN, DISWAYMALANG.ID—Lonjakan arus kendaraan terjadi selama libur Tahun Baru Imlek 2026 di ruas PT Jasamarga Pandaan Malang. Tercatat sebanyak 214.634 kendaraan melintas di Jalan Tol Pandaan–Malang pada periode H-4 hingga H-2 (13–15 Februari 2026).

Jumlah tersebut meningkat sekitar 5,5 persen dibandingkan lalu lintas normal yang berada di angka 203.480 kendaraan. Kenaikan volume ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menuju dan keluar wilayah Malang selama libur panjang.

BACA JUGA:9 Rekomendasi Tempat Bukber Murah dan Cocok di Malang Raya

General Manager Operasi PT Jasamarga Pandaan Malang, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, menyampaikan bahwa seluruh layanan operasional tetap disiagakan guna mengantisipasi lonjakan arus kendaraan.

“Seluruh layanan transaksi, lalu lintas, preservasi, hingga fasilitas rest area kami optimalkan agar pengguna jalan tetap nyaman dan aman,” ujarnya.

BACA JUGA:Pemkot Malang Siapkan Uji Coba Relokasi PKL Alun-Alun, Jalan Merdeka Selatan Disterilkan

Lonjakan kendaraan tercatat merata di sejumlah gerbang tol (GT). Di GT Singosari, misalnya, lebih dari 100 ribu kendaraan tercatat masuk dan keluar selama periode tersebut. Sementara di GT Purwodadi dan GT Lawang, kenaikan volume kendaraan mencapai hampir 10 persen dibandingkan kondisi normal.

Peningkatan juga terjadi di GT Pakis dan GT Malang, terutama untuk arus kendaraan yang masuk ke Kota Malang, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit saat libur panjang.

BACA JUGA:Huawei Watch GT 6 Pro: Smartwatch Premium dengan Baterai 21 Hari dan Fitur Kesehatan Profesional

PT Jasamarga Pandaan Malang mengimbau pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, memeriksa kecukupan saldo uang elektronik, serta merencanakan perjalanan dengan baik guna menghindari kepadatan di jam-jam puncak.

Lonjakan 214.634 kendaraan selama periode libur Imlek 2026 ini menegaskan tren peningkatan mobilitas masyarakat ke wilayah Malang, sekaligus menjadi indikator tingginya aktivitas wisata dan perjalanan antarwilayah di Jawa Timur.

Sumber: antaranews.com