1 tahun disway

Usulan Skywalk ke Bank Dunia, Ini Dampaknya bagi UMKM Kayutangan dan Suhat

Usulan Skywalk ke Bank Dunia, Ini Dampaknya bagi UMKM Kayutangan dan Suhat

Wali Kota Malang memberikan pernyataan terkait skywalk usai sidak bahan pokok di pasar gadang--

KLOJEN, DISWAYMALANG.ID–Rencana pembangunan skywalk di kawasan Kayutangan Heritage dan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) yang diajukan Pemkot Malang ke Bank Dunia dinilai berpotensi membawa dampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM di dua koridor tersebut.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyebut skywalk dirancang untuk memperkuat konektivitas kawasan dan meningkatkan kenyamanan pejalan kaki. Konsep ini diharapkan mampu memperpanjang durasi kunjungan wisatawan serta meningkatkan transaksi di sepanjang koridor komersial.

BACA JUGA:Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi, FKH UB Resmi Canangkan Zona Integritas 2026

Di Kayutangan Heritage, arus wisatawan selama ini terkonsentrasi di titik tertentu. Dengan adanya skywalk, distribusi pengunjung diproyeksikan lebih merata, sehingga toko, kafe, dan UMKM di sisi yang selama ini kurang terjangkau bisa ikut terdampak positif.

Sementara di Suhat, yang dikenal sebagai kawasan kuliner dan ruang publik anak muda, skywalk berpotensi meningkatkan traffic malam hari serta memperluas ruang interaksi ekonomi kreatif.

Secara teori tata kota, infrastruktur pedestrian yang baik berkorelasi dengan peningkatan belanja ritel karena mobilitas pengunjung lebih nyaman dan aman.

BACA JUGA:Warga Malang Mengadu Anggota DPD RI La Nyalla, Jadi Korban Dugaan Penipuan Koperasi Unggul Makmur Rp700 Juta

Namun, di sisi lain, proyek infrastruktur besar juga berpotensi memicu kenaikan nilai sewa ruko dan lahan. Jika tidak diantisipasi, pelaku UMKM kecil bisa tertekan oleh lonjakan biaya operasional.

Selain itu, selama masa konstruksi, aktivitas usaha bisa terdampak akibat penutupan sebagian akses jalan atau penurunan jumlah pengunjung sementara.

BACA JUGA:Bupati Malang Terima BEM, Bahas Kesejahteraan Guru Honorer, Banyak Kasek Berstatus Plt, hingga BPJS Nonaktif

Pemkot Malang menegaskan bahwa rencana ini masih dalam tahap pengajuan konsep. Jika mendapat dukungan pendanaan dari Bank Dunia, proyek akan masuk tahap studi teknis, termasuk analisis dampak sosial dan ekonomi.

Bagi pelaku usaha di Kayutangan dan Suhat, realisasi skywalk bisa menjadi peluang pertumbuhan baru namun tetap membutuhkan pengaturan zonasi dan perlindungan UMKM agar manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati investor besar. 

Sumber: