1 tahun disway

Momen Hari Kebersihan Tangan, Hati Hati, Laptop Sarang Bakteri!

Momen Hari Kebersihan Tangan, Hati Hati, Laptop Sarang Bakteri!

Kebersihan Laptop dan Tangan Penitng Untuk Menghindari Bakteri-Reader's Digest-

MALANG, DISWAYMALANG.ID -- Seiring dengan meningkatnya penggunaan laptop dan perangkat elektronik dalam kehidupan sehari-hari, ada satu hal yang sering terlupakan: kebersihan perangkat tersebut. Terutama, keyboard.

Bakteri yang tersebar di tangan kita bisa berpindah ke keyboard, dan tanpa disadari, kita sering menyentuh wajah, mulut, atau bahkan makanan setelah menggunakannya. 

Yuk kita bahas!

1. Keyboard Laptop Bisa Menjadi Sarang Bakteri

Keyboard laptop adalah salah satu tempat yang paling sering dipakai dan juga tempat berkembang biaknya bakteri. Studi yang diterbitkan dalam Journal of Hospital Infection menunjukkan bahwa permukaan keyboard bisa menampung lebih banyak bakteri daripada tombol pintu atau dudukan toilet. Oleh karena itu, keyboard laptop harus dibersihkan secara rutin untuk mengurangi risiko penyebaran kuman.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kita untuk menjaga kebersihan keyboard. Bakteri seperti Staphylococcus aureus dan E. coli dapat bertahan hidup cukup lama di permukaan keras seperti plastik atau logam, yang umum ditemukan pada keyboard.

2. Tangan Kotor Menjadi Penyebab Utama Penyebaran Bakteri

Tangan kita sering kali menjadi medium penyebaran bakteri. Setelah menyentuh berbagai permukaan, tangan kita membawa berbagai jenis patogen yang dapat berpindah ke perangkat elektronik. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health menjelaskan bahwa tangan yang tidak dicuci dengan baik bisa mentransfer patogen berbahaya ke perangkat, seperti laptop, dan kemudian meningkatkan risiko penularan penyakit. Dalam banyak kasus, kita tidak menyadari bahwa tangan kita sudah terkontaminasi sebelum menyentuh keyboard.

Kebiasaan mencuci tangan yang benar adalah langkah paling efektif untuk mengurangi penyebaran penyakit. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik, terutama setelah menyentuh benda-benda umum. 

3. Makanan dan Minuman di Dekat Laptop Menambah Risiko Kontaminasi

Banyak orang yang makan atau minum sambil bekerja dengan laptop. Tanpa disadari, remah-remah makanan atau tetesan cairan bisa jatuh ke keyboard, menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan bakteri dan jamur. Penelitian dalam Environmental Science & Technology Journal menyatakan bahwa makanan yang tumpah atau remah-remah yang tertinggal di sekitar keyboard bisa menjadi tempat berkembang biaknya mikroorganisme berbahaya. Selain itu, cairan seperti kopi atau air bisa merusak komponen internal laptop dan memperburuk kontaminasi bakteri.

Agar terhindar dari risiko tersebut, sebaiknya hindari makan dan minum di dekat laptop. Jika harus makan sambil bekerja, pastikan untuk membersihkan sisa makanan dan minuman yang tumpah dengan segera. Juga, pastikan untuk mencuci tangan setelah makan, agar kuman dari makanan tidak berpindah ke keyboard. Langkah-langkah pencegahan ini penting untuk menjaga kebersihan perangkat dan mencegah kontaminasi silang.

4. Cara Membersihkan Keyboard Laptop dengan Benar

Membersihkan keyboard laptop bukanlah hal yang sulit, namun harus dilakukan dengan hati-hati. Gunakan kuas kecil untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel di sela-sela tombol keyboard. Cara lain adalah juga bisa menggunakan kain microfiber yang sedikit dibasahi dengan alkohol isopropil 70%, karena alkohol dapat membunuh kuman dan tidak merusak elektronik. Hindari menggunakan cairan pembersih yang terlalu banyak agar tidak merembes ke dalam komponen laptop.

Sumber: journal of hospital infection