1 tahun disway

Komunitas Jalan Nordik Malang Ultah ke-3 Dihadiri Wali Kota, Yuk Kenalan dengan Olahraga Ini!

Komunitas Jalan Nordik Malang Ultah ke-3 Dihadiri Wali Kota, Yuk Kenalan dengan Olahraga Ini!

Perayaan Ulang Tahun Ke 3 Komunitas Jalan Nordik Malang (Kojanorma) --

KLOJEN, DISWAYMALANG.ID–Komunitas Jalan Nordik Malang (Kojanorma) merayakan hari jadi ke-3,  dengan kegiatan olahraga bersama di Halaman Pendopo Agung Malang, Minggu (28/12). Diikuti ratusan anggotanya dari berbagai kelompok usia, kegiatan itu jadi penanda konsistensi Kojanorma dalam mengampanyekan gaya hidup sehat melalui olahraga jalan nordik.

, yakni aktivitas berjalan menggunakan tongkat khusus yang bermanfaat bagi kebugaran tubuh dan persendian.

Hingga kini, Kojanorma Kota Malang tercatat memiliki sekitar 400 anggota dengan rentang usia 34 hingga 84 tahun.

BACA JUGA:Momen Hari Tulang Belakang Sedunia: Berikut 9 Olahraga yang Aman untuk Menyelamatkan Punggung

Ketua Kojanorma Kota Malang, Catur Mulyono, mengatakan komunitas ini lahir dari semangat membangun kesehatan masyarakat secara berkelanjutan dan inklusif. Menurutnya, jalan nordik tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mudah diikuti lintasusia.

“Di usia ketiga ini, kami ingin menegaskan komitmen Kojanorma sebagai komunitas sehat. Anggotanya beragam, dari usia produktif hingga lansia, dan semuanya bisa berolahraga bersama,” ujar Catur.

Ia menjelaskan, Kojanorma rutin menggelar latihan jalan nordik dua kali sepekan, yakni setiap Rabu dan Sabtu, dengan lokasi berpindah-pindah seperti Balai Kota Malang dan ruang publik lainnya. Selain olahraga, kegiatan komunitas juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi antaranggota.

BACA JUGA:Kabupaten Malang Raih Penghargaan Lembaga Peduli Olahraga dari Pemprov Jatim

Perayaan HUT ke-3 Kojanorma turut dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Ia mengapresiasi peran komunitas tersebut yang dinilai selaras dengan upaya Pemerintah Kota Malang dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.

“Komunitas seperti Kojanorma ini sangat positif. Tidak hanya mengajak masyarakat berolahraga, tetapi juga membangun kebersamaan. Ini contoh gerakan masyarakat yang patut didukung,” kata Wahyu.

Mengenal Olahraga Jalan Nordik


Jalan Nordik Akbar Indonesia ke-2 di DOME Politeknik Negeri Malang dan berlangsung mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 12.30 WIB (03/11/2024). -persadahospital.co.id--

Dihimpun dari berbagai sumber, jalan nordik (Nordic Walking) adalah olahraga jalan kaki yang menggunakan dua tongkat ski untuk membantu pergerakan tubuh.

BACA JUGA:9 Alasan Mengapa Tidur Cukup Bisa Mengalahkan Manfaat Olahraga

Olahraga ini berasal dari Finlandia sejak 1901, awalnya digunakan sebagai teknik latihan bagi atlet ski saat musim panas atau musim tanpa salju.

  • Cara kerjanya: Gerakan Seluruh Tubuh: Tongkat digunakan untuk mendorong tubuh ke depan, mengaktifkan otot lengan, punggung, bahu, dada, perut (inti), serta kaki dan bokong.
  • fek pada Sendi: Mengurangi beban pada lutut, pinggul, dan sendi bawah lainnya karena tongkat membantu menyokong dan mendorong.
  • Intensitas Lebih Tinggi: Meningkatkan intensitas latihan tanpa meningkatkan dampak (impact) pada persendian, membantu membakar lebih banyak kalori.

Manfaat utama:

  • Latihan seluruh tubuh (mengaktifkan hingga 90% otot).
  • Membakar lebih banyak kalori.
  • Mengurangi nyeri dan meningkatkan kekuatan otot inti, punggung, dan tubuh bagian atas.
  • Meningkatkan kesehatan jantung.
  • Pilihan bagus untuk semua usia, dari atlet hingga pemula atau orang yang sedang pemulihan.

BACA JUGA:Sambut Hari Olahraga Nasional dengan Mengenal 9 Olahraga Tradisional Nusantara

Asal-usul:

  • Berasal dari Finlandia sebagai program pelatihan musim panas bagi pemain ski lintas alam.
  • Menjadi populer di Eropa dan kini juga di Indonesia (kali pertama diperkenalkan sekitar 2017).

Harga Tongkat Nordik

Adapun harga tongkat nordik bervariasi mulai puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung merek, bahan (aluminium ringan atau karbon), fitur (teleskopik, anti-shock), dan kualitas.

Kisaran Harga Berdasarkan Kategori:

  • Ekonomis: Mulai dari Rp40.000 - Rp100.000 (umumnya merek lokal/generik, bahan dasar aluminium).
  • Menengah: Sekitar Rp100.000 - Rp250.000 (kualitas lebih baik, merek seperti Energia, Taffsport, atau seri dasar Eiger).
  • Premium: Di atas Rp250.000 (merek ternama seperti Eiger seri tertentu, atau tongkat karbon ringan).

BACA JUGA:Festival Olahraga Lansia Digelar di Malang, Ada Senam, Tes Kebugaran sekaligus Silaturahmi Antarlansia

Contoh Harga di Marketplace (Desember 2025):

  • Energia/Haoyang Trekking Pole: Sekitar Rp42.000 - Rp209.000.
  • Trekking Pole Duralumin 7075 (Storystore): Sekitar Rp223.000.
  • Eiger Trekking Pole: Mulai dari Rp259.000 (model 3 section) hingga Rp327.900.

Faktor Penentu Harga:

  • Material: Aluminium lebih murah, karbon lebih mahal dan ringan.
  • Fitur: Teleskopik (bisa dipendekkan) dan sistem anti-shock menambah harga.
  • Merek: Merek populer dan lebih terpercaya (seperti Eiger) cenderung lebih mahal.

Pilihan lengkap tentang tongkat nordik bisa didapatkan di Tokopedia, Lazada, atau Shopee.

Sumber: