Seribu Lebih Jemaah Hadiri Haul ke-16 Gus Dur di Pendopo Kabupaten Malang
--
KEPANJEN, DISWAYMALANG.ID—Lebih dari 1.000 jemaah menghadiri Haul ke-16 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat malam (26/12). Kegiatan ini sekaligus diisi dengan doa bersama untuk para mantan Presiden RI, yakni Soekarno, Soeharto, dan BJ Habibie, serta doa bagi korban banjir di Aceh dan Sumatra.
Acara tersebut dihadiri Bupati Malang M Sanusi, jajaran Brigade Gus Dur (Barikade Gus Dur) Jawa Timur Kabupaten Malang, serta Sulaiman, tokoh yang dikenal sebagai tangan kanan Gus Dur semasa hidup.
BACA JUGA:Swadaya Kirab Gus Dur Pahlawan Nasional 2 Januari 2026, Bertema
Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilainya tidak sekadar peringatan haul, tetapi juga ruang refleksi nilai kebangsaan.
“Haul ke-16 Gus Dur ini menegaskan kembali bahwa kepemimpinan harus berpihak pada kemanusiaan dan keadilan sosial. Ini bukan sekadar mengenang wafatnya, tetapi menghidupkan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Sanusi.
BACA JUGA:Ratusan Orang Ikuti Pengobatan Tradisional Gratis di Haul Gus Dur di Kota Batu
Menurutnya, ajaran Gus Dur tentang kemanusiaan, keberagaman, serta keberpihakan kepada kelompok lemah masih sangat relevan dengan dinamika sosial dan politik saat ini. Ia menekankan bahwa kekuasaan sejatinya hadir untuk melayani masyarakat, bukan sebaliknya.
Rangkaian kegiatan haul berlangsung khidmat, diisi dengan doa bersama, refleksi kebangsaan, serta pesan-pesan moral yang menekankan pentingnya persatuan dan toleransi. Selain mendoakan Gus Dur, doa juga dipanjatkan untuk para pendahulu bangsa serta korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
BACA JUGA:Haul ke-16 di Taman Bungkul Surabaya, Yenny Wahid: Gus Dur Milik Seluruh Umat Manusia
“Kami bersama-sama mendoakan para pendahulu bangsa dan saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana di Aceh dan Sumatra. Semoga amal ibadah mereka diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” kata Sanusi.
Sebagai informasi, Barikade Gus Dur merupakan organisasi kemasyarakatan yang melanjutkan perjuangan nilai-nilai Gus Dur, antara lain merawat keberagaman, memperjuangkan keadilan sosial, membela kelompok minoritas, serta membangun perdamaian.
BACA JUGA:Rangkaian Acara Haul Gus Dur di Kota Batu mulai 20 Desember, Digelar 5 Hari, Ini Jadwalnya
Melalui haul ini, Pemkab Malang berharap nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan yang diwariskan Gus Dur terus hidup dan menjadi rujukan moral dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Sumber:
