Mahasiswa Hukum Tata Negara UIN Malang Ziarah Makam Mella, Korban Sambar Petir di Gunung Merbabu
Kronologi Mella Irawanti Kusuma disambar petir saat naik Gunung Merbabu. (TikTok/@abadeestory)--
LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID—Tragedi sambaran petir yang merenggut nyawa Mella Irawanti Kusuma (22), mahasiswi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, saat mendaki Gunung Merbabu, Kamis (25/12) lalu, menyisakan duka mendalam.
Sebagai wujud solidaritas, mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara angkatan 2022 menggelar doa bersama di makam almarhumah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (28/12). Kegiatan yang dihadiri puluhan mahasiswa ini bertujuan mengenang Mella dan mengirimkan doa untuknya.
Salah satu mahasiswa Hukum Tata Negara, Aldaffa, mengungkapkan bahwa inisiatif doa bersama ini muncul dari teman-teman seangkatan. "Kita dari angkatan 2022, hari Minggu kemarin mengadakan doa bersama di makamnya. Ini adalah bentuk solidaritas kami untuk Mella," ujarnya kepada Disway Malang pada Senin, 29 Desember 2025.
Usai ziarah dan berdoa di makam almarhumah Mella, mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara Angkatan 2022 UIN Maliki Malang bersilaturahmi ke rumah duka di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (28/12). -istimewa--
BACA JUGA:Nataru 2025–2026, Sejumlah Gunung Ditutup, Pendakian Salak hingga Semeru Dilarang Sementara
Rangkaian kegiatan doa bersama diawali dengan pembacaan doa dan tahlil. Momen tersebut juga menjadi ajang silaturahmi dan saling menguatkan antarmahasiswa di tengah suasana duka.
"Selain untuk mendoakan, kedatangan kami ke Nganjuk juga merupakan sebuah bentuk apresiasi atas kebaikan almarhumah selama bersama teman-temannya," tambah Aldaffa.
Kronologi Pendakian Maut di Gunung Merbabu
Mella mengembuskan napas terakhirnya pada Kamis, 25 Desember 2025, saat melakukan pendakian di Gunung Merbabu melalui jalur Suwanting, Kabupaten Magelang.
Ia mendaki bersama kakak kandungnya, Ardianto Prasetiyo, dan seorang rekan bernama Shieva Panji Pratama. Rombongan memulai pendakian dari loket 2 jalur Suwanting sekitar pukul 11.00 WIB.
BACA JUGA:9 Gunung di Malang Raya untuk Para Pendaki: Dari Jalur Mudah hingga Tantangan Sesungguhnya
Insiden tragis terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di Petak 26, area antara Pos Dua dan Pos Tiga jalur pendakian Suwanting, saat cuaca buruk melanda. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian, dengan luka bakar 27 persen di tubuhnya.
Tim SAR gabungan yang menerima laporan segera melakukan upaya evakuasi. Jenazah berhasil diturunkan dan tiba di basecamp Suwanting sekitar pukul 22.00 WIB.
Proses evakuasi berlangsung sulit karena kondisi medan yang berat dan cuaca yang buruk. Jenazah Mella akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Muntilan, Magelang, untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
BACA JUGA:9 Glamping Paling Eksotis di Batu hingga Malang: Dari Tenda Korea hingga Dome Mewah di Lereng Gunung
Hingga saat ini, mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, khususnya di lingkungan Program Studi Hukum Tata Negara, masih berduka cita atas meninggalnya Mella.
Rekan-rekan almarhumah menyatakan akan terus mengenang kebaikan, semangat, dan kenangan yang pernah dibagikan Mella selama menempuh pendidikan.
Imbauan Keselamatan
Tragedi ini menjadi pengingat bagi seluruh pendaki untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, mengikuti standar operasional prosedur pendakian, serta mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di kawasan pegunungan.
Sumber:
