1 tahun disway

Momen International Day of Families, Yuk Ajak Keluarga Buat Menu Makanan dan Belanja Mingguan Berkelanjutan!

Momen International Day of Families, Yuk Ajak Keluarga Buat Menu Makanan dan Belanja Mingguan Berkelanjutan!

Membangun Prinsip Sustainibility Melalui Kegiatan Belanja dan Pemilihan Menu Makanan di Keluarga-pngtree-

MALANG, DISWAYMALANG.ID --  International Day of Families tahun 2025 menekankan pentingnya nilai berkelanjutan yang harus dimulai dari keluarga.

Salah satu langkah paling efektif yang bisa dilakukan adalah dengan memperbaiki kebiasaan dalam memilih dan membeli bahan makanan. Selain itu, penerapan menu makanan ramah lingkungan di rumah dapat mengurangi dampak negatif terhadap bumi.

Dengan memahami bagaimana cara berbelanja secara cerdas dan menyusun menu yang mendukung keberlanjutan, rumah tangga bisa memberikan kontribusi besar terhadap pengurangan jejak karbon dan pemborosan makanan sesuai dengan prinsip dan tema sustainibility tahun ini.

Bagaimana caranya?

1. Menggunakan Makanan Musiman dan Lokal untuk Mengurangi Jejak Karbon

Makanan musiman tidak hanya lebih segar, tetapi juga lebih murah dan memiliki jejak karbon yang lebih rendah. Menggunakan bahan-bahan musiman berarti tidak perlu mengandalkan proses impor, yang berkontribusi pada pengurangan emisi karbon akibat transportasi. Misalnya, saat musim durian, keluarga bisa memanfaatkan durian untuk membuat dessert atau makanan ringan, sementara saat musim mangga, bisa membuat smoothie sehat dengan buah lokal tersebut.

Belanja bahan musiman juga memungkinkan keluarga menikmati makanan yang lebih beragam, serta memperkenalkan anak-anak pada jenis-jenis makanan lokal yang mungkin belum pernah mereka coba sebelumnya. Ini membantu mengurangi ketergantungan pada bahan impor yang memiliki dampak besar terhadap lingkungan.

2. Fokus pada Bahan Nabati untuk Menu Makanan Sehari-hari

Makanan berbasis nabati, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan, jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan produk hewani. Daging merah, terutama sapi dan kambing, memiliki jejak karbon yang sangat tinggi, mulai dari pakan ternak hingga emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari proses pemeliharaan hewan tersebut.

Sebagai alternatif, keluarga dapat mencoba mengganti daging dengan sumber protein nabati seperti tempe, tahu, atau lentil. Misalnya, untuk menu makan siang, bisa membuat "burger" nabati dengan bahan dasar kacang merah dan quinoa. Ini bukan hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga lebih sehat.

3. Membeli dalam Jumlah Besar dan Menyimpan dengan Tepat untuk Menghindari Pemborosan

Untuk mengurangi pemborosan makanan, belilah bahan makanan dalam jumlah yang sesuai kebutuhan, dan simpan dengan cara yang benar agar tetap awet. Produk seperti kacang-kacangan, beras organik, dan gandum utuh bisa dibeli dalam jumlah besar dan disimpan dalam wadah kedap udara. Pastikan penyimpanan dilakukan di tempat yang kering dan sejuk untuk memperpanjang umur simpan.

Dengan membeli bahan dalam jumlah besar, keluarga dapat mengurangi frekuensi belanja dan menghindari pembelian produk yang berkemasan sekali pakai, sehingga lebih ramah lingkungan.

4. Memilih Bahan Makanan dengan Kemasan Minimal atau Tanpa Kemasan

Sumber: quora