1 tahun disway

13 Mei, Hari Koktail Sedunia, 9 Koktail Klasik Dunia yang Ikonik!

13 Mei, Hari Koktail Sedunia, 9 Koktail Klasik Dunia yang Ikonik!

Hari Koktail Sedunia - 9 Koktail Klasik di Dunia Yang Variatif -pinterest-

MALANG, DISWAYMALANG.ID -- Hari Koktail Sedunia yang jatuh setiap 13 Mei bukan cuma ajang bersulang. Tapi juga selebrasi atas warisan budaya minuman campuran yang punya sejarah panjang dan rasa yang tak lekang oleh waktu.

Di balik gelas elegan dan potongan jeruk nipis/buah buahan yang menghias bibirnya, setiap koktail klasik menyimpan cerita: tentang bartender eksentrik, tren masa perang.

Kalau baru menjajaki dunia mixology atau sekadar penikmat yang ingin tahu kenapa minuman ini begitu ikonik, sembilan koktail berikut ini adalah menu wajib coba.

Tidak hanya karena enak dan seimbang rasanya, tapi juga karena mereka telah mengukir nama sebagai legenda di dunia bar dan hotel kelas dunia.

1. Martini – Elegan, Simpel, Ikonik

Martini adalah lambang kemewahan dalam dunia koktail. Terbuat dari gin dan dry vermouth, disajikan dingin dengan garnish zaitun atau twist lemon, minuman ini dikenal lewat frasa ikonik James Bond: "shaken, not stirred". Rasanya kering, bersih, dan punya tendensi herbal yang menonjol.

Martini adalah pilihan klasik yang cocok buat yang suka sensasi kuat dan tajam. Versinya bisa sangat bervariasi: dry, dirty, atau perfect martini tergantung kadar vermouth dan tambahan air zaitun. Tapi satu yang pasti: akan merasa seperti agen rahasia begitu menyeruputnya.

2. Mojito – Segar dari Havana

Mojito berasal dari Kuba dan langsung membuat jatuh hati siapa pun yang suka rasa minty dan menyegarkan. Campuran rum putih, daun mint segar, air soda, gula, dan perasan jeruk nipis ini adalah jawaban untuk hari-hari tropis yang terik.

Minuman ini cocok untuk yang baru masuk ke dunia mixology karena kadar alkoholnya cenderung ringan. Mojito juga sangat fleksibel—bisa menambahkan buah seperti stroberi atau mangga untuk sentuhan modern tanpa kehilangan keaslian rasa aslinya.

3. Negroni – Pahit yang Berkelas

Sumber: the kitchn