3. Motif Batik Singosari
Lahir dari kejayaan Kerajaan Singosari, motif ini menghadirkan ikon Candi Singosari, Kendedes, hingga Parijoto. Filosofinya menekankan harmoni antara manusia, Tuhan, leluhur, dan alam.
4. Motif Batik Celaket
Dikenal sejak tahun 2000, Batik Celaket menampilkan kombinasi warna cerah yang menggambarkan semangat Arema, dengan simbol tugu dan singa.
5. Motif Batik Tugu Malang
Ikon Tugu Malang menjadi pusat motif ini. Filosofinya mengajarkan keteguhan hati dan kekuatan menghadapi kehidupan.
6. Motif Batik Arca
Menggambarkan arca dan candi peninggalan Malang kuno, simbol kejayaan Nusantara yang pernah berpusat di wilayah Singosari.
7. Motif Isen-Isen Belah Ketupat
Terinspirasi dari relief Candi Badut. Bentuk ketupatnya mengingatkan manusia untuk senantiasa rendah hati dan tidak sombong.
8. Motif Batik Druju
Berasal dari Desa Druju sejak tahun 1990-an, motif ini terkenal hingga mancanegara. Warna khas hitam-putih dengan sentuhan flora, fauna, dan motif geometris menjadikannya unik.
9. Motif Bunga Teratai
Melambangkan kesuburan, keindahan, dan kesejahteraan. Dalam mitologi, teratai adalah bunga suci tempat bersemayam Dewa Wisnu.
Batik Malangan sebagai Identitas Kota
Berbagai penelitian menyebutkan bahwa Batik Malangan tidak hanya sekadar kain, melainkan identitas visual Kota Malang. Dari Tugu Malang, bunga teratai, hingga topeng, setiap motifnya menuturkan kisah tentang kekayaan budaya, alam, dan sejarah Malang Raya.