MALANG, DISWAYMALANG.ID – Momen long weekend Waisak 2025 menjadi berkah bagi industri perhotelan di Kota Malang. Sejumlah hotel melaporkan lonjakan signifikan jumlah tamu, bahkan mencapai okupansi hampir 100 persen pada 10–11 Mei. Liburan panjang ini disebut sebagai “angin segar” yang menghidupkan kembali denyut pariwisata lokal.
“Benar, okupansi kami naik hampir 100 persen pada tanggal 10 dan 11 Mei. Long weekend ini seperti angin segar di dunia perhotelan,” ungkap Izaun Nurin, Public Relations Manager Ijen Suites Resort & Convention Malang, Sabtu (10/5).
Dari pengamatan di berbagai hotel berbintang di Malang, lonjakan tamu didominasi oleh wisatawan asal Surabaya, Sidoarjo, dan Jakarta. Kombinasi udara sejuk, wisata keluarga, dan akses transportasi yang mudah menjadikan Malang tetap sebagai primadona liburan.
“Kami lihat banyak yang datang dari Jakarta dan Surabaya. Malang masih jadi destinasi favorit karena suasananya dan pilihan wisatanya lengkap,” tambah Nurin.
BACA JUGA:Libur Panjang Waisak 2025, Stasiun Malang Layani 7.734 Penumpang dalam Sehari
Meski momen liburan panjang hanya bersifat sementara, berbagai hotel telah menerapkan strategi untuk menarik dan menjaga loyalitas tamu. Salah satunya adalah memberikan harga promo khusus untuk pemesanan melalui kanal resmi hotel.
“Kami tetap konsen pada kebersihan area hotel, kamar, dan makanan. Strategi kami, salah satunya, memberikan harga khusus lebih murah jika tamu memesan lewat website,” kata Adi Nose, Digital Marketing Supervisor Savana Hotel & Convention Malang.
Ia juga menambahkan bahwa selain tamu keluarga, pihak hotel masih menerima cukup banyak tamu dari kalangan korporat dan event, yang turut menyumbang okupansi kamar selama liburan.
--
BACA JUGA:Konsumsi Rumah Tangga dan Wisata Jaga Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh di Tengah Perlambatan Global
Meski tidak semua hotel mencetak okupansi 100 persen, tren kenaikan tetap terjadi secara merata. Marcomm THE 1O1 Malang OJ, Dario, menyebut tingkat hunian naik hingga 85 persen, dan tetap stabil hingga Senin (12/5).
“Tidak se-signifikan sebelum efisiensi, tapi cukup baik. Sampai Senin pun sudah aman,” ujar Dario. (*)