Skripsi Stuck karena Bingung Menentukan Research Gap? Ini Cara dan Contohnya!

Jumat 25-04-2025,08:51 WIB
Reporter : Immanuela Regina
Editor : Agung Pamujo

Salah satu celah paling mudah ditemukan: lokasi dan subjek yang jarang diteliti. Riset psikologi di Indonesia, misalnya, sering dominan dari Pulau Jawa. Lalu bagaimana dengan mahasiswa di Kalimantan atau Papua?

Contoh: Jika mayoritas studi stres akademik dilakukan di universitas ternama Jakarta atau Bandung, maka meneliti hal serupa di universitas daerah bisa menjadi kontribusi baru—selama dibarengi alasan logis mengapa lokasi itu penting.

5.Tinjau Keterbatasan Studi Sebelumnya

Setiap jurnal pasti punya bagian “limitations”. Di situlah penulis jujur mengakui apa yang belum tuntas. Dan dari sanalah celah untuk penelitian lanjutan muncul.

Contoh: Jika jurnal sebelumnya menyebut keterbatasan pada ukuran sampel yang kecil atau kurangnya data longitudinal, maka skripsi bisa menawarkan penyempurnaan—misalnya dengan observasi lebih panjang atau metode gabungan.

6.Bandingkan Pendekatan Metodologi yang Digunakan

Dua riset bisa punya topik sama, tapi pendekatannya berbeda. Celah bisa muncul dari sisi metode. Apakah semua studi yang ada pakai kuantitatif? Apakah kualitatifnya cuma wawancara tanpa observasi?

Contoh: Jika banyak riset soal pengaruh toxic positivity di media sosial menggunakan survei, bisa dicoba metode studi kasus atau autoetnografi untuk mendapatkan pengalaman subjektif lebih dalam.

7. Rumuskan Research Gap sebagai Pertanyaan Riset yang Tajam

Setelah menemukan gap, jangan berhenti. Ubah jadi pertanyaan riset yang tajam dan terarah.

Contoh:

Bukan: “Apa pengaruh TikTok terhadap mahasiswa?”

Tapi: “Bagaimana persepsi mahasiswa FISIP UB terhadap konten self-improvement di TikTok sebagai bentuk coping stress akademik pasca-pandemi?”

Pertanyaan yang tajam mencerminkan gap yang valid dan membuat pembaca langsung paham: ini penelitian yang layak dilanjutkan.

8. Tautkan Gap dengan Relevansi dan Urgensi

Setiap gap harus bisa dijawab: “so what?” Apa pentingnya meneliti ini? Bagaimana kontribusinya ke bidang ilmu atau ke masyarakat?

Kategori :