19 Maret Hari Raya Nyepi 2026, Simak Sejarah dan 4 Pantangan Utama Umat Hindu saat Nyepi
Pantangan Utama Umat Hindu saat Nyepi 2026 yang Wajib Dihindari.--Kemenparekraf--
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Umat Hindu dijadwalkan merayakan Hari Raya Nyepi pada Kamis, 19 Desember 2026 bertepatan dengan Tahun Baru Saka 1948. Selama melaksanakan Hari Raya Nyepi, umat Hindu sesuai ajarannya tidak melakukan hal-hal yang dilarang.
Hari Raya Nyepi diisi dengan meninggalkan segala aktivitas duniawi untuk sejenak dalam keheningan. Tujuan dari Hari Raya Nyepi sendiri adalah agar dapat menemukan jati diri demi mendapatkan keseimbangan diri dan juga alam semesta.
Dikutip dari Disway, sejarah Hari Raya Nyepi diawali pada abad ke-8 Masehi, ketika itu ada sebuah Kerajaan Majapahit yang mengirimkan seorang pendeta Hindu bernama Mpu Kuturan ke Bali.
BACA JUGA:Sebelum Perayaan Nyepi 19 Maret, Ini Rangkaian Ritual yang Dilakukan Umat Hindu
Mpu Kuturan ini membawakan sebuah ajaran Hindu dan mengajarkan masyarakat Bali mengenai Tri Hita Karana, yaitu konsep tentang keseimbangan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan lingkungan.
Hari Raya ini kali pertama dirayakan pada tahun 78 SM, sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Hyang Widhi, yaitu dewa tertinggi dalam agama Hindu.
Pada hari tersebut, masyarakat Bali melakukan upacara atau tradisi yang bernama Ogoh-ogoh, yaitu mengarak patung raksasa yang melambangkan roh jahat. Patung tersebut kemudian dibakar sebagai simbol pengusiran roh jahat.
BACA JUGA:Hormati Perayaan Nyepi, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total 19–20 Maret 2026
Upacara Ogoh-ogoh selesai, masyarakat Bali mulai memasuki malam Tahun Baru Saka. Pada malam itu, masyarakat Bali berdoa dan memohon kepada Sang Hyang Widhi agar memberikan keberkahan dan perlindungan bagi diri mereka dan keluarga mereka.
Pagi harinya setelah Tahun Baru Saka, masyarakat Bali sudah memasuki perayaan Nyepi.
4 Pantangan Utama Umat Hindu saat Nyepi 2026
Terdapat 4 pantangan bagi umat Hindu atau disebut dengan Catur Brata Penyepian.
Catur Brata Penyepian merupakan 4 pantangan atau larangan yang wajib untuk dilaksanakan dan dipatuhi oleh umat Hindu, diantaranya ada Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan, dan amati lelanguan.
Nah, berikut adalah 4 larangan yang wajib dipatuhi oleh setiap umat Hindu, di antaranya:
1. Amati Geni
Pantangan pertama yang harus dipatuhi oleh umat Hindu ada amati geni.
Sumber:
