BATU, DISWAYMALANG.ID - Kecelakaan truk bermuatan pasir terjadi di Jalan Raya Tawangargo, kawasan Curah Susuk, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jumat pagi, 6 November 2026. Truk tersebut diduga mengalami gangguan transmisi hingga bergerak mundur tanpa kendali, menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU) dan sepeda motor, sebelum akhirnya terbakar.
Peristiwa sekitar pukul 07.00 WIB itu mengakibatkan satu orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis. Kebakaran juga menghanguskan bagian tangki bahan bakar truk serta merusak satu sepeda motor matik, dengan estimasi kerugian material mencapai Rp25 juta.
Truk Kehilangan Kendali di Jalan Menurun
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Batu, insiden bermula ketika truk bermuatan pasir melintas di Jalan Raya Tawangargo.
Saat berada di jalur tersebut, kendaraan berat itu diduga mengalami malafungsi pada sistem transmisi atau perseneling. Gangguan teknis membuat truk tidak dapat dikendalikan dan bergerak mundur di jalan yang menurun.
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Banjir-Longsor di Batu, Damkarmat Bersihkan Lumpur di Tlekung-Mojorejo
Truk kemudian menghantam tiang PJU dan menimpa satu sepeda motor matik yang berada di belakangnya. Benturan tersebut diikuti munculnya api hingga membakar bagian tangki bahan bakar kendaraan berat tersebut.
Kejadian ini sempat mengejutkan warga dan pengendara yang melintas di kawasan Curah Susuk.
Damkarmat Kota Batu Kerahkan Satu Armada
Laporan kebakaran kendaraan diterima Markas Komando Damkarmat Kota Batu pada pukul 07.06 WIB. Informasi awal disampaikan oleh petugas lapangan bernama Catur Prasetya.
Tim Regu Yudha langsung diberangkatkan dua menit kemudian, tepatnya pukul 07.08 WIB. Petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran Unit Gajah 3 menuju lokasi kejadian.
Armada tiba sekitar pukul 07.13 WIB dan segera melakukan pemadaman. Prioritas penanganan diarahkan pada titik api di bagian tangki bahan bakar serta badan kendaraan yang terbakar.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Petugas juga melakukan pembasahan dan pemeriksaan area sekitar guna memastikan kondisi lokasi aman.
Seluruh penanganan dinyatakan selesai pada pukul 07.40 WIB. Armada kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke markas pada pukul 07.49 WIB.