Dinkes Batu Tangani 2.913 Penderita Diabetes hingga 2026

Kamis 05-11-2026,12:29 WIB
Reporter : Muhammad Sholeh
Editor : Mohammad Khakim

Diabetes merupakan penyakit kronis yang membutuhkan penanganan jangka panjang. Pasien tidak dianjurkan menghentikan pengobatan atau mengubah dosis obat tanpa berkonsultasi dengan tenaga medis karena dapat mengganggu pengendalian gula darah dan meningkatkan risiko komplikasi.

‎BACA JUGA:Pengangguran Kota Batu Ditargetkan Turun Jadi 3,03 Persen, Disnaker Siapkan Rp1,1 M

Dokter Emy menjelaskan, diabetes memiliki beberapa tipe dengan mekanisme yang berbeda. Diabetes tipe 1 terjadi ketika tubuh sangat sedikit atau tidak mampu memproduksi insulin. Sementara diabetes tipe 2 berkaitan dengan gangguan kerja insulin yang dapat dipengaruhi faktor genetik maupun gaya hidup.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pemeriksaan gula darah. Salah satu kriteria diabetes adalah kadar gula darah puasa mencapai 126 miligram per desiliter (mg/dL) atau lebih.

Meski demikian, diagnosis diabetes tidak cukup ditentukan berdasarkan satu kali pemeriksaan mandiri. Penetapannya harus melalui pemeriksaan dan penilaian tenaga medis sesuai prosedur.

Melalui perluasan skrining, edukasi, dan pendampingan pasien hingga tingkat RT, Dinkes Kota Batu berharap semakin banyak penderita diabetes memperoleh penanganan sesuai kebutuhan.

‎BACA JUGA:Usai Mutasi, Damkarmat Batu Bergerak Benahi Kinerja Personel

Langkah tersebut sekaligus ditujukan untuk menemukan kasus lebih dini, mencegah keterlambatan pengobatan, dan menekan risiko komplikasi penyakit diabetes. "Langkah ini sekaligus untuk mencegah keterlambatan pengobatan dan menekan risiko komplikasi akibat diabetes yang sering datang diam-diam," tegasnya.

Kategori :