Kentang yang sudah tidak layak konsumsi tidak perlu dipaksakan untuk diolah. Untuk kebutuhan budidaya, kentang memang dapat digunakan sebagai bahan tanam dalam konteks yang sesuai, tetapi umbi yang akan ditanam sebaiknya berasal dari bahan tanam yang memang ditujukan dan layak untuk budidaya, bukan menjadikan kentang rusak sebagai pilihan konsumsi.
Cara Menyimpan Kentang agar Tidak Cepat Bertunas
Penyimpanan turut menentukan perubahan kualitas kentang. Kentang sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk, kering dan gelap serta tidak terpapar cahaya matahari atau cahaya buatan secara berlebihan.
Penyimpanan yang tepat dapat membantu memperlambat pembentukan tunas dan peningkatan glikoalkaloid. Konsumen juga perlu memeriksa kondisi kentang sebelum memasaknya, terutama jika sudah disimpan dalam waktu cukup lama.
Dengan mengenali perubahan warna, tunas, rasa dan kondisi fisik kentang, risiko mengonsumsi umbi dengan kadar glikoalkaloid tinggi dapat diminimalkan.