Panggung Junior DBL Dance pun tidak hanya menjadi ajang menunjukkan kemampuan teknis.
Para pelajar juga ditantang menyampaikan gagasan melalui kombinasi gerakan, musik, kostum dan alur cerita.
Alpharadox Ajak Kenali Keindahan Papua
-Dbl.id--
Pesan tentang kekayaan alam Indonesia hadir melalui penampilan Alpharadox dari SMP Kolese Santo Yusup 1 Malang.
Tim tersebut mengusung tema The Beauty of Papua.
Papua digambarkan sebagai tanah yang bukan sekadar ruang untuk ditinggali, tetapi juga sumber kehidupan yang harus dijaga.
Dalam pertunjukannya, Alpharadox menampilkan sejumlah ikon Papua. Di antaranya Raja Ampat, burung Cenderawasih dan kehidupan masyarakat Papua.
Konsep tersebut membawa pesan mengenai pentingnya menjaga kekayaan alam Indonesia.
Raja Ampat, misalnya, dikenal sebagai salah satu kawasan dengan kekayaan ekosistem laut yang sangat penting. Sementara burung Cenderawasih telah lama menjadi salah satu simbol kekayaan fauna Papua.
Melalui panggung dance, Alpharadox mengajak generasi muda melihat kekayaan tersebut sebagai warisan yang harus dilindungi.
Matsa Vortex Hidupkan Topeng Malangan
-Dbl.id--
Sementara itu, Matsa Vortex dari MTsN 1 Kota Malang mengangkat budaya yang lebih dekat dengan identitas daerah.
Mereka menghadirkan konsep Kebangkitan Topeng Patih.
Topeng Malangan menjadi elemen utama yang dipadukan dengan koreografi modern.
Tokoh Topeng Patih digunakan sebagai simbol keberanian, kedisiplinan dan pengabdian. Ceritanya menggambarkan perjuangan mempertahankan identitas budaya lokal di tengah derasnya perkembangan zaman.
Konsep tersebut menjadi relevan bagi generasi muda Malang yang hidup di tengah budaya digital dan tren global.