702 Mahasiswa Baru S2 UM Ditantang Jadi Ilmuwan Kritis dan Berintegritas

Sabtu 15-08-2026,12:31 WIB
Reporter : Abdul Halim
Editor : Abdul Halim

Menurutnya, semakin tinggi pendidikan seseorang, semakin besar pula tanggung jawab intelektual, moral, dan sosial yang melekat.

“Saudara sebagai orang yang well educated memiliki tanggung jawab intelektual, moral, dan sosial agar kehidupan di sekitar kita bisa menjadi lebih baik. Salah satunya adalah membangun kejujuran dan berani berbicara apa adanya,” tuturnya.

BACA JUGA:PKKMB Fakultas Vokasi UB Usung Pendekatan Humanis dan Konsep Festival

Pesan tersebut menjadi penting agar aktivitas akademik tidak sekadar mengejar publikasi atau kelulusan, tetapi benar-benar menghasilkan pengetahuan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pascasarjana UM Didorong Berkontribusi pada SDGs

Penguatan pendidikan pascasarjana UM juga dikaitkan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Pendidikan tinggi pada jenjang magister memiliki posisi strategis dalam memperkuat kompetensi, kemampuan berpikir kritis, budaya riset, dan integritas akademik.

Melalui ekosistem pendidikan dan penelitian, mahasiswa S2 diharapkan mampu menghasilkan pengetahuan serta solusi yang relevan dengan persoalan pembangunan.

Dengan masuknya 702 mahasiswa baru S2, UM menegaskan bahwa pendidikan pascasarjana bukan sekadar jenjang untuk memperoleh gelar lebih tinggi.

Lebih dari itu, mereka dipersiapkan menjadi scholar yang mampu berpikir lebih dalam, bekerja dengan integritas, dan menggunakan keilmuannya untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban. 

Tags :
Kategori :

Terkait