Di Silverstone, tantangannya berbeda. Start dari posisi ke-16 membuat Veda harus melakukan pekerjaan lebih banyak selama balapan. Karena itu, finis P9 dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pengalaman untuk menghadapi seri selanjutnya.
Kualifikasi menjadi pekerjaan berikutnya
Salah satu hal yang dapat menjadi perhatian Veda setelah Silverstone adalah meningkatkan hasil kualifikasi. Posisi start yang lebih baik akan memberikan peluang lebih besar untuk bertarung di kelompok depan sejak awal lomba.
Kemampuan Veda melakukan comeback sebenarnya sudah terlihat dalam beberapa balapan. Namun, jika mampu mengombinasikan kecepatan balapan dengan posisi start yang lebih kompetitif, peluang meraih hasil lebih tinggi akan semakin terbuka.
Moto3 masih menyisakan sejumlah seri pada musim 2026. Karena itu, hasil di Silverstone belum menjadi akhir perjalanan Veda. Tujuh poin yang didapat dari Inggris justru menjadi tambahan penting untuk menjaga persaingan di klasemen.
Kini, perhatian Veda dan Honda Team Asia akan beralih ke seri berikutnya. Tantangannya adalah mempertahankan konsistensi, mengurangi kesalahan, dan mencari peluang untuk kembali bersaing di barisan depan.(*)