81 tahun RI Disway

Veda Ega Pratama Selamat dari Drama Crash di Silverstone, Finis P9 dan Bawa Pulang Poin

Veda Ega Pratama Selamat dari Drama Crash di Silverstone, Finis P9 dan Bawa Pulang Poin

Veda Ega Pratama finis P9 di Moto3 Inggris 2026. Ia berhasil melewati sejumlah insiden di Silverstone dan membawa pulang poin penting.-Ig Veda Ega Pratama-Ig Veda Ega Pratama

SILVERSTONE, DISWAYMALANG.ID - Veda Ega Pratama berhasil melewati balapan Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit SILVERSTONE dengan hasil yang cukup penting. Pembalap Honda Team Asia tersebut finis di posisi kesembilan setelah menjalani perlombaan yang diwarnai sejumlah insiden.

Hasil Veda Ega Pratama di Silverstone menjadi perhatian karena pembalap Indonesia itu mampu menjaga balapannya ketika beberapa rival mengalami kecelakaan. Situasi tersebut membuat persaingan di lintasan berlangsung ketat hingga lap-lap terakhir.

Veda Ega Pratama memang belum kembali naik podium. Namun, finis kesembilan tetap memberikan tambahan poin dalam persaingan klasemen Moto3 2026. Sebagai rookie, konsistensi mengamankan poin menjadi modal penting untuk menjaga posisinya di kejuaraan.

Balapan Silverstone berlangsung ketat

Moto3 Inggris 2026 menghadirkan persaingan yang cukup rapat. Karakter Sirkuit Silverstone yang memiliki lintasan panjang dan beberapa sektor cepat membuat pembalap harus mampu menjaga ritme sekaligus menghindari kesalahan.

Dalam kondisi seperti itu, risiko insiden juga meningkat ketika pembalap berada dalam kelompok yang berdekatan. Beberapa kejadian di lintasan turut memengaruhi jalannya perlombaan dan posisi para pembalap.

Veda mampu melewati situasi tersebut tanpa terlibat dalam kecelakaan. Ia tetap berada dalam persaingan dan menjaga motornya hingga melewati garis finis.

Veda amankan posisi kesembilan

Veda akhirnya menyelesaikan balapan di urutan kesembilan. Posisi tersebut memberinya tambahan poin yang penting setelah menjalani balapan yang cukup menantang.

Finis di zona poin juga memperlihatkan kemampuan Veda dalam mengelola perlombaan. Tidak semua balapan harus berakhir dengan podium untuk memberikan dampak terhadap klasemen. Dalam kompetisi yang berlangsung panjang, konsistensi menjadi salah satu faktor penting.

Bagi Veda, hasil di Silverstone juga menjadi kesempatan untuk terus mengumpulkan pengalaman menghadapi karakter balap Moto3. Ia masih berstatus rookie di Kejuaraan Dunia Moto3 2026 dan harus menghadapi pembalap-pembalap yang sudah lebih berpengalaman.

Bukan hanya soal kecepatan

Hasil balapan di Silverstone menunjukkan bahwa performa seorang pembalap tidak hanya ditentukan oleh kecepatan. Kemampuan membaca situasi dan menjaga posisi ketika terjadi insiden juga menjadi bagian penting dalam perlombaan.

Sebelumnya, Veda memang sudah menunjukkan kemampuan bersaing di kelompok depan sepanjang musim 2026. MotoGP mencatat pembalap asal Indonesia tersebut menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih podium Grand Prix pada Moto3 Brasil 2026 setelah finis ketiga.

Ia juga sempat mengalami balapan sulit di Amerika Serikat dan Hungaria. Di COTA, Veda gagal finis setelah mengalami kecelakaan ketika tengah mengejar kelompok depan. Sementara di Hungaria, ia finis ke-16 setelah menjalani Long Lap Penalty.

Pengalaman dari berbagai kondisi tersebut menjadi bagian dari proses adaptasi Veda sebagai rookie.

Poin tetap penting untuk klasemen

Tambahan poin dari Silverstone dapat membantu Veda menjaga persaingannya di klasemen Moto3 2026. Setiap poin memiliki arti penting karena kompetisi masih panjang dan perbedaan posisi antarpembalap dapat berubah dalam satu akhir pekan.

Sumber: yt lini plus 12

Berita Terkait