Harga Daging Sapi di Kota Malang Tembus Rp160 Ribu per Kg, Pasokan Sapi Hidup Langka dan Daya Beli Mulai Turun

Selasa 04-08-2026,12:10 WIB
Reporter : Abdul Halim
Editor : Mohammad Khakim

KLOJEN, DISWAYMALANG.IDHarga daging sapi Kota Malang terus mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Di sejumlah pasar tradisional, harga daging sapi kualitas premium kini menembus Rp160 ribu per kilogram akibat terbatasnya pasokan sapi hidup di tingkat jagal.

Kenaikan harga daging sapi Kota Malang mulai berdampak pada daya beli masyarakat. Pedagang mengaku jumlah pembeli mengalami penurunan seiring terus merangkaknya harga kebutuhan pokok tersebut.

Salah satu kenaikan harga terjadi di Pasar Klojen. Daging sapi kualitas premium kini dijual Rp160 ribu per kilogram, sedangkan daging yang umum digunakan untuk olahan seperti rawon dipasarkan Rp150 ribu per kilogram.

BACA JUGA:Bougenville Justru Makin Rajin Berbunga saat Musim Kemarau, Ini 6 Manfaat yang Jarang Diketahui

Harga Naik Sejak Tiga Pekan Terakhir

Pedagang daging sapi di Pasar Klojen, Umi Kulsum, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi sekitar tiga pekan terakhir.

Sebelumnya, daging sapi kualitas premium masih dijual sekitar Rp150 ribu per kilogram.

"Sudah tiga mingguan ini naik jadi Rp160 ribu. Biasanya yang bagus itu Rp150 ribu," ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Pasokan Sapi Hidup Semakin Sulit

Menurut Umi, kenaikan harga dipicu semakin langkanya pasokan sapi hidup di tingkat jagal.

Kondisi tersebut membuat para jagal harus bersaing mendapatkan sapi sehingga harga beli ikut meningkat dan berdampak pada harga jual daging di pasar.

"Enggak ada sapi hidup, sapinya mahal. Yang mencari juga rebutan. Kebetulan saya memasok dari adik sendiri yang jagal sapi," katanya.

BACA JUGA:Awas Macet! Karnaval Bersih Desa Tulungrejo Tutup Total Jalur Batu–Pacet, Ini Titik dan Rute Alternatif

Ia menambahkan, situasi tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya harga daging mulai turun setelah Idulfitri, tetapi pada 2026 justru sudah mengalami kenaikan hingga tiga sampai empat kali.

"Baru tahun ini naik tiga sampai empat kali setelah Lebaran. Biasanya setelah Lebaran turun, sekarang malah terus naik," ungkapnya.

Pemkot Malang Turun Cek Lapangan

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan pemerintah akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan sekaligus menunggu data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Kategori :