Mitchell Baker Sempat Tak Dilirik PSSI, Kini Jadi Andalan Timnas Indonesia Berkat John Herdman
Selebrasi Mitchell Baker usai gol pertama saat melawan Kamboja, Senin (27/7)-ist-GTV
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID – Nama Mitchell Baker menjadi salah satu yang paling banyak diperbincangkan sepanjang Piala AFF 2026. Penyerang berdarah Indonesia-Australia itu langsung mencuri perhatian berkat ketajamannya sejak menjalani debut bersama Timnas Indonesia hingga dijuluki sebagai "Erling Haaland-nya Indonesia" karena posturnya yang menjulang dan naluri mencetak gol yang tinggi.
Namun, di balik performa impresif tersebut, perjalanan Mitchell Baker menuju Timnas Indonesia ternyata tidak berjalan mulus. Sebelum resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), ia disebut sempat kesulitan menarik perhatian PSSI meski sejak awal telah menunjukkan keinginannya membela skuad Garuda.
Sempat Menawarkan Diri ke PSSI
Perjalanan Baker bermula pada 6 Juli 2024 ketika ia menghubungi akun diaspora sepak bola Indonesia @IDN_abroad. Dalam pesannya, pemain yang saat itu masih berusia 17 tahun memperkenalkan diri sebagai pesepak bola keturunan Indonesia yang sedang mengembangkan karier di Amerika Serikat.
Mitchell Baker mengaku pernah berada dalam lingkungan Timnas Australia kelompok umur. Namun, sejak awal ia telah menyatakan keinginannya memperkuat Timnas Indonesia.
Ia juga memperkenalkan diri sebagai striker bertinggi badan 196 sentimeter dengan catatan puluhan gol selama bermain di kompetisi sepak bola Amerika Serikat. Sayangnya, upaya tersebut belum langsung mendapat respons.
Karier di Amerika Membuatnya Kurang Terpantau
Berbeda dengan mayoritas pemain diaspora Indonesia yang berkembang di Eropa, Baker justru meniti karier di Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat namanya tidak banyak masuk dalam radar pemantauan pemain keturunan Indonesia.
Padahal, statistiknya tergolong impresif. Saat membela Georgetown University di kompetisi NCAA, Baker sukses mencetak 14 gol dalam satu musim dan masuk jajaran pencetak gol terbanyak nasional.
Tak hanya itu, ia juga meraih penghargaan Second Team All-American, salah satu penghargaan bergengsi bagi pemain sepak bola universitas di Amerika Serikat.
Sepanjang kariernya di level sekolah hingga perguruan tinggi, Baker dikabarkan telah mengoleksi lebih dari 140 gol.
Dipilih Colorado Rapids
Performa konsisten Mitchell Baker akhirnya membawanya terpilih sebagai pilihan ke-10 dalam MLS SuperDraft 2026 oleh Colorado Rapids.
Masuk dalam 10 besar draft menunjukkan kualitas Baker mendapat pengakuan tinggi di Major League Soccer (MLS). Colorado Rapids bahkan memasukkannya sebagai bagian dari proyek jangka panjang klub karena dinilai memiliki karakter penyerang modern yang sesuai kebutuhan tim.
John Herdman Membuka Jalan
Peluang Baker membela Timnas Indonesia mulai terbuka setelah John Herdman dipercaya menangani skuad Garuda.
Bersama tim kepelatihannya, Herdman memperluas pencarian pemain diaspora, termasuk mereka yang sebelumnya belum masuk database federasi. Mitchell Baker menjadi salah satu pemain yang kemudian mendapat perhatian serius.
Bahkan sebelum proses naturalisasinya rampung, Baker telah dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday.
Langsung Bersinar Bersama Garuda
Setelah resmi menjadi WNI pada Juli 2026, Baker langsung masuk skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026.
Sumber:


