Jangan Cuci Sepatu Pakai Detergen Biasa, Ini Dampaknya pada Bahan dan Sol

Kamis 09-07-2026,09:36 WIB
Reporter : Fairuz Ainur Syafa Mustofa
Editor : Mohammad Khakim

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Masih banyak orang mencuci sepatu menggunakan detergen pakaian biasa karena dianggap lebih praktis dan ampuh menghilangkan noda. Padahal, kebiasaan tersebut justru dapat merusak material sepatu dan membuat usia pakainya menjadi lebih pendek.

Detergen pakaian dirancang khusus untuk membersihkan serat kain, bukan material sepatu yang memiliki karakteristik berbeda seperti kulit, suede, kanvas, hingga bahan sintetis. Kandungan bahan kimia dengan tingkat alkalinitas tinggi pada detergen dapat memengaruhi kualitas permukaan sepatu apabila digunakan secara terus-menerus.

Berdasarkan panduan perawatan sepatu yang diterbitkan Nike, penggunaan detergen pakaian biasa maupun mesin cuci tidak disarankan karena berpotensi merusak lapisan pelindung material sepatu. Selain itu, proses pencucian dengan mesin juga dapat mengubah bentuk sepatu akibat gesekan dan putaran yang terlalu kuat.

Kandungan pemutih serta bahan pembersih keras dalam detergen juga dapat mempercepat kerusakan lem yang merekatkan bagian atas sepatu dengan sol. Akibatnya, sol menjadi lebih mudah mengelupas atau terlepas setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu.

Masalah lain yang kerap muncul adalah timbulnya noda kekuningan pada sepatu berbahan mesh atau kanvas. Hal ini biasanya disebabkan oleh sisa detergen yang tidak terbilas sempurna dan kemudian mengering di permukaan kain.

Karena itu, pemilik sepatu disarankan menggunakan cairan pembersih khusus sepatu yang memiliki formula lebih lembut. Produk semacam ini dirancang untuk mengangkat kotoran tanpa merusak warna maupun tekstur material.

Panduan perawatan dari Timberland juga merekomendasikan proses pembersihan dilakukan secara manual menggunakan sikat berbulu halus agar permukaan sepatu tidak mudah tergores. Untuk bahan pembersih, pengguna dapat memilih sabun bayi atau cleaner foam yang memiliki tingkat keasaman lebih netral dibanding detergen pakaian.

Metode tersebut dinilai lebih aman karena mampu membersihkan noda tanpa mengikis lapisan pelindung pada bahan sepatu. Selain menjaga warna tetap cerah, cara ini juga membantu mempertahankan kelenturan material sehingga sepatu tetap nyaman digunakan.

Setelah dibersihkan, sepatu sebaiknya dikeringkan secara alami di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara baik. Hindari menjemur langsung di bawah sinar matahari karena panas berlebih dapat membuat warna cepat pudar, material mengeras, serta mempercepat kerusakan lem pada sol.

Perawatan yang tepat tidak hanya membuat sepatu terlihat lebih bersih, tetapi juga mampu memperpanjang masa pakainya. Dengan menghindari penggunaan detergen pakaian biasa dan memilih pembersih yang sesuai, kualitas serta bentuk asli sepatu dapat tetap terjaga meski digunakan dalam waktu lama.

Kategori :