1 tahun disway

Klasemen Moto3 2026 Memanas! Veda Ega dan Hakim Danish Terpaut Tipis Jelang GP Jerman

Klasemen Moto3 2026 Memanas! Veda Ega dan Hakim Danish Terpaut Tipis Jelang GP Jerman

Klasemen Moto3 2026 semakin ketat. Veda Ega dan Hakim Danish hanya terpaut posisi jelang Moto3 Jerman usai sama-sama mengoleksi 82 poin.-Yt Sadryna Evanalia-Yt Sadryna Evanalia

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Klasemen Moto3 2026 memasuki fase yang semakin ketat menjelang balapan Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring. Persaingan tidak hanya terjadi dalam perebutan gelar juara dunia, tetapi juga di kategori Rookie of the Year yang kini melibatkan dua pembalap muda Asia Tenggara, Veda Ega Pratama dan Hakim Danish.

Jelang seri Jerman, klasemen Moto3 2026 masih dipimpin pembalap muda Spanyol, Maximo Quiles, yang tampil dominan sepanjang musim. Sementara itu, Veda Ega Pratama berusaha bangkit setelah gagal meraih poin pada seri sebelumnya di Assen.

Posisi Veda kini menjadi sorotan karena ia memiliki poin yang sama dengan rival terdekatnya, Hakim Danish. Keduanya sama-sama mengoleksi 82 poin, tetapi pembalap Malaysia itu berada satu tingkat lebih tinggi berkat hasil balapan yang lebih baik.

Maximo Quiles Masih Sulit Dikejar

Hingga menjelang Moto3 Jerman, Maximo Quiles masih nyaman di puncak klasemen dengan koleksi 211 poin. Raihan tersebut membuatnya menjadi satu-satunya pembalap yang berhasil menembus angka 200 poin musim ini.

Di belakangnya terdapat Alvaro Carpe dengan 121 poin, disusul David Almansa yang mengumpulkan 109 poin. Persaingan kemudian semakin rapat dengan Brian Uriarte dan Marco Morelli yang sama-sama mengoleksi 102 poin.

Jarak poin yang cukup rapat di posisi tiga hingga tujuh membuat setiap seri balapan memiliki arti penting. Kesalahan kecil atau kegagalan finis dapat langsung mengubah posisi klasemen.

Veda Ega Kehilangan Momentum di Assen

Veda Ega sebenarnya sempat menunjukkan performa yang cukup konsisten sepanjang musim debutnya di Moto3. Namun, insiden gagal finis atau DNF di Assen membuat langkahnya sedikit terhambat.

Akibat tidak memperoleh tambahan poin, Veda harus rela disalip Hakim Danish meski total poin keduanya masih sama.

Situasi tersebut membuat seri Sachsenring menjadi momentum penting bagi pembalap Honda Team Asia itu untuk kembali ke jalur positif. Tambahan poin akan membuka peluang memperbaiki posisi klasemen sekaligus menjaga asa bersaing di kategori rookie.

Duel Rookie Asia Tenggara Makin Menarik

Persaingan antara Veda Ega dan Hakim Danish juga menjadi salah satu cerita menarik musim ini. Keduanya sama-sama menjalani musim perdana di Moto3 dan mampu langsung bersaing di papan tengah.

Dalam klasemen Rookie of the Year, Brian Uriarte masih memimpin dengan 102 poin. Hakim Danish berada di posisi kedua dengan 82 poin, sedangkan Veda Ega menempati posisi ketiga dengan jumlah poin yang sama.

Selisih yang sangat tipis membuat hasil Moto3 Jerman berpotensi mengubah urutan klasemen rookie. Siapa pun yang mampu finis lebih baik di Sachsenring akan memiliki peluang besar memperkuat posisinya.

Persiapan Intensif Jelang Sachsenring

Menjelang GP Jerman, Veda Ega menjalani latihan bersama Honda Team Asia menggunakan motor Honda CBR600 di Sirkuit Alcarras, Spanyol. Program latihan tersebut difokuskan untuk menjaga kebugaran fisik, meningkatkan kontrol motor, serta mempertahankan insting balap selama jeda kompetisi.

Di sisi lain, Hakim Danish juga menjalani latihan serupa menggunakan motor 600 cc di lintasan gokart Karting Vendrell, Tarragona, Spanyol.

Sumber: yt sadryna evanalia

Berita Terkait