ASSEN, DISWAYMALANG.ID–Marc Marquez tak mencicipi podium dalam rangkaian MotoGP Belanda 2026. Padahal sebelumnya, dia juara di Hungaria dan Ceko. Sejak latihan, Marc tidak pernah mencatatkan waktu tercepat. Ia finis ketujuh di Sprint Race, dan beruntung bisa finis keenam di grand prix pada Minggu, 28 Juni 2026. Namun, ia dikenai penalti satu posisi karena melanggar batas lintasan di lap terakhir.
Marc Marquez mengatakan, target terbaiknya di MotoGP Belanda 2026 ini adalah posisi kelima. Tapi ia senang telah "lolos dari Belanda tanpa cedera". "Ini sejujurnya adalah akhir pekan bertema survival," kata Marquez kepada situs resmi MotoGP. Ia merujuk pada karakter Sirkuit Assen yang sangat cepat dan didominasi tikungan ke kanan, tidak sesuai dengan kondisi fisiknya saat ini.
BACA JUGA:Raul Fernandez Juara, Trackhouse Catat Sejarah di Sprint Race MotoGP Belanda 2026
"Aku turun ke balapan, dan aku tahu bahwa targetku adalah finis keenam, ketujuh, atau kedelapan," katanya dikutip hariandisway.id.
"Dan memang benar, jika melihat jalannya balapan, hasil maksimalnya adalah posisi kelima. Tapi pada akhirnya, kami finis di posisi ketujuh," ulasnya. "Hal baiknya adalah aku lolos dari Belanda tanpa cedera, jadi ini adalah target utamaku," lanjut Marquez.
Marc Marquez finis ketujuh di MotoGP Belanda 2026, yang penting selamat. Foto: Marc Marquez berlomba di Sirkuit Assen, 28 Juni 2026. -Gold and Goose---
Marquez adalah salah satu dari segelintir pebalap yang menggunakan ban belakang lunak. Keputusan itu diambil karena ia secara fisik tidak mampu memacu ban medium. "Aku tidak memiliki kondisi fisik yang cukup baik untuk memaksimalkan potensi ban di setiap putaran," ungkapnya jujur.
BACA JUGA:Jorge Martin Terdepan, Marc Marquez Terjegal Track Limit, Serunya Kualifikasi MotoGP Belanda 2026
"Jadi kemudian aku bilang, 'Aku akan mengendarai motor dengan perlahan dan hanya memacu satu putaran saja'. Dan untuk melaju di setiap putaran, ban belakang yang lunak lebih baik," papar juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut.
Marc Marquez terpaksa melewati tikungan terakhir setelah Fabio Di Giannantonio (VR46) melakukan manuver menyalip dengan sangat agresif. Mirip dengan manuver kontroversial antara dirinya dan Valentino Rossi pada musim 2015 silam.
Para steward memberikan hukuman long lap penalty kepada Di Giannantonio karena memotong tikungan. Ia keluar dari penalty tepat di belakang Marquez. Dan malah finis di posisi keempat.
BACA JUGA:Marc Marquez Juara MotoGP Ceko 2026! Balapan Hanya dengan 'Satu Setengah Lengan'
"Yah, pada akhirnya itu adalah insiden balapan," kata Marc Marquez, menanggapi insiden itu dengan santai. "Karena, seperti yang dikatakan oleh pengawas balapan, itu adalah insiden balapan," lanjutnya.
Marc Marquez finis ketujuh di MotoGP Belanda 2026, yang penting selamat. Foto: Marc Marquez ditabrak Fabio di Giannantonio di Sirkuit Assen, 28 Juni 2026. -Gold and Goose---
"DiGiannantonio dihukum, tetapi bukan karena kontak, karena dia memotong tikungan," paparnya. "Seenggaknya, pada 2015, aku enggak motong tikungan," jelas pebalap 33 tahun itu, lantas tertawa.