Pendaki Terperosok di Jurang Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi

Jumat 05-06-2026,16:20 WIB
Reporter : Muhammad Sholeh
Editor : Mohammad Khakim

PONCOKUSUMO, DISWAYMALANG.ID--Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi pendaki yang terperosok di jurang saat mendaki Gunung Semeru, Jumat (5/6/2026). Tim menggunakan metode slope rescue untuk mengevakuasi survivor.

Survivor yang diketahui bernama Cakra (18 tahun) itu terperosok ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 375 meter. Ia mengalami dislokasi ankle kaki kanan. 

Kepala Kantor SAR Surabayan selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Nanang Sigit menyampaikan, tim SAR Gabungan melakukan pembidaian untuk imobilisasi bagian ankle kaki kanan yang mengalami dislokasi. Langkah itu sebagai bentuk penanganan awal terhadap survivor. 

BACA JUGA:Pendaki 18 Tahun Terpelosok di Jurang Semeru, Tim Rescue Tambahan Diberangkatkan

“Supaya meminimalisir pergerakan dan agar tidak semakin bengkak maka kaki survivor memang harus dibidai,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Nanang menjelaskan metode slope rescue memposisikan survivor dengan keadaan telentang di flexible atau rolling stretcher kemudian diamankan dengan sistem tali.

Slope rescue dilakukan mengingat survivor terperosok di jurang dengan kedalaman sekitar 374 meter. Sementara di atas lokasi survivor tidak ada pijakan aman yang dapat digunakan sebagai anchor.

BACA JUGA:Alhamdulillah! Pendaki Gunung Panderman Kini Lebih Bertanggung Jawab Terhadap Sampah

"Evakuasi dengan metode slope rescue dirasa lebih efisien dengan mempertimbangkan keselamatan survivor maupun tim SAR gabungan," jelasnya.

Nanang menjelaskan, proses evakuasi dimulai saat tim SAR gabungan berhasil tiba di lokasi tempat survivor dan lima orang lainnya berada. Setelah survivor diposisikan di atas flexible stretcher, proses evakusai dilakukan dengan menarik survivor dengan pangawalan di sisi kanan dan kirinya. 

Proses penarikan dilakukan secara bergantian dan memerlukan kewaspadaan mengingat medan yang terjal dan curam. Proses evakuasi hingga tiba di Posko diperkirakan selesai pada Jumat (5/6/2026) malam dengan melihat kondisi fisik survivor maupun tim SAR gabungan dan juga cuaca di lokasi.

BACA JUGA:Jalur Pendakian di Gunung-Gunung Kota Batu Lebih Tertata Berkat Digitalisasi Registrasi

"Dari jurang, survivor dievakuasi dengan slope rescue menuju titik kumpul tim SAR Gabungan yang ada diatas baru kemudian dari atas akan ditandu untuk turun menuju ke posko" jelasnya.

Kategori :