Tengyu bahkan melayani siapa pun yang ingin berbisnis kosmetik. Mulai dari membuatkan produknya sesuai dengan keinginan customer hingga menguruskan izin sesuai kebutuhan di setiap negara. Mereka juga bisa menguruskan sertifikat halal bagi produk-produk yang akan dipasarkan di Indonesia. Jadi kita tinggal bikin perusahaan dan menangani pemasarannya.
Rombongan Disway Business Adventures Vol.4 melihat proses produksi di pabrik Tengyu OEM Cosmetics.-Foto: Tomy Gutomo-Harian Disway---
Dahlan Iskan menyampaikan bahwa maklon semacam di Guangzhou juga sudah ada di Indonesia. Tepatnya di Sukoharjo. Ratusan merek juga diumumkan sekalian.
Peserta Disway Business Adventures Vol. 4 juga berkesempatan berdiskusi dengan Konjen RI di Guangzhou Ben Perkasa Drajat. Ben menyampaikan apa saja yang menjadi ciri khas provinsi Guangdong.
BACA JUGA:Percobaan Pembunuhan terhadap Donald Trump di Washington Hilton, Ada Rentetan Tembakan
"Di Tiongkok, satu kabupaten punya ciri khas memproduksi barang tertentu berdasarkan keputusan pemerintah pusat," ujar Ben.
Dahlan Iskan memimpin sesi sharing session bersama Ben Perkasa Drajat Konjen RI di Guangzhou.-Foto: Tomy Gutomo-Harian Disway---
Pengusaha juga menanyakan apakah perizinan di sana mudah atau sulit. "Silakan berhubungan dagang dengan Guangzhou, kami akan membantu," jelas Ben.
Kegiatan Disway Business Adventures Vol.4 kemarin mengunjungi kampus Huawei. Ini bukan kampus dalam artian universitas. Namun kampus sebagai tempat pelatihan karyawn baru," ujarnya.
BACA JUGA:5.500 Pelari Serbu MS Glow Men Malang Half Marathon 2026, Siap Jadi Agenda Tahunan