Disway Business Adventures Guangzhou-Dongguan (4): Rumah Modular Seharga Rp14 Juta

Minggu 26-04-2026,13:28 WIB
Editor : Mohammad Khakim

GUANGZHOU, DISWAYMALANG.ID–Rombongan Disway Business Adventures Vol.4 juga mengunjungi Guangzhou Mag Modular House di kota Foshan dan pabrik Tengyu OEM Cosmetics. Kemudian rombongan yang dipimpin Dahlan Iskan dan Novi Basuki dijamu makan malam oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou Ben Perkasa Drajat.

Mag Modular House cukup menyita perhatian. Ini kelak akan menjadi solusi bagi pasangan muda yang masih meniti karir. Tak perlu punya uang banyak dulu untuk memiliki rumah. Guangzhou merupakan salah satu pusat pembuatan rumah modular. Ini adalah rumah yang bisa dibongkar pasang dengan mudah dan cepat seperti mainan lego.

Guangzhou Mag Modular House memang berkantor pusat di ibu kota provinsi Guangdong. Rombongan Disway Business Adventures Vol.4 mengunjungi workshopnya di kota Foshan yang jaraknya sekitar 1 jam dari Guangzhou.

BACA JUGA:Disway Business Adventures Guangzhou-Dongguan (3): 18 Ribu Langkah di Canton Fair

Di tempat tersebut diproduksi berbagai macam rumah modular yang kuat dan ringan. Anda bisa membawanya ke Indonesia untuk didirikan di tanah air. Harganya bervariasi mulai dari belasan juta rupiah hingga ratusan juta rupiah.


Pengusaha asal Sidoarjo Muhammad Mukhlis sedang mengambil gambar rumah modular tipe satu bedroom.-Foto: Tomy Gutomo-Harian Disway---

"Ini bisa dikirim ke Indonesia. Harganya sekitar USD800," ujar Amy, petugas yang mendampingi rombongan Disway Business Adventures Vol. 4. Rumah itu hanya berbentuk seperti kontainer. Kalau apartemen ini mirip apartemen tipe studio. Tentu harga itu akan dikenai biaya pengiriman.

Ada beberapa jenis ruah modular yang dipajang di workshop.  Mulai yang mirip kontainer hingga yang terdiri oleh dua atau tiga kamar. Ada juga yang mewah seperti villa. "Kalau ini USD 27.000 atau hampir Rp 500 juta.


Rombongan Disway Business Adventures Vol. 4 berfoto bersama di depan workshop Mag Modular House di Foshan. -Foto: Tomy Gutomo-Harian Disway---

Para peserta yang sebagian memiliki bisnis dalam bidang konstruksi begitu antusias brada di workshop tersebut. "Ini bisa diangkat menggunakan crane. Cocok untuk didirikan di proyek," ujar Patrick Owen Djap, peserta Disway Business Adventures Vol.4 dari Jakarta.

BACA JUGA:Disway Business Adventures Guangzhou-Dongguan (2): GAC AION Mulai Kembangkan Mobil Hidrogen

Sebelum ke workshop Mag Modular House, rombongan Disway Business Adventures Vol. 4 mengunjungi pabrik kosmetik yang  terbesar di Guangzhou, yakni Tengyu OEM Cosmetics. Selain memproduksi berbagai jenis kosmetik bermerek Tengyu mereka juga memproduksi untuk ratusan merek lainnya. Ini menjadi tempat semacam maklon bagi berbagai jenis kosmetik.


Peserta Disway Business Adventures Vol. 4 melihat produk-produk Tengyu OEM Cosmetics.-Foto: Tomy Gutomo-Harian Disway---

"Ada beberapa merek yang beredar di Indonesia juga," ujar Novi Basuki yang menerjemahkan penjelasan petugas.

Selain mengunjungi kantor pusat mereka di Guangzhou, rombongan juga mengunjungi pabrik Tengyu di pinggiran Guangzhou. Sebelum masuk ke pabrik kami harus memakai pelindung sepatu dan penutup rambut. Selain itu satu per satu harus masuk ke mesin disinfektan. Itu sudah menjadi prosedur bagi banyak pabrik di Tiongkok.

Tags :
Kategori :

Terkait