Mengenal Popcorn Brain dan Dampak Tersembunyi di Balik Kebiasaan Scrolling

Kamis 09-04-2026,07:00 WIB
Reporter : Alysia Devi Rahma Putri
Editor : Mohammad Khakim

BACA JUGA:KATSEYE Bangun Antusiasme Lewat Teaser ‘Pinky Up’, Comeback dengan Formasi Terbaru

2. Menerapkan Zona Bebas Ponsel

Menjauhkan perangkat gawai setidaknya satu jam sebelum waktu tidur guna memberikan kesempatan bagi otak untuk beristirahat secara alami.

3. Melatih Fokus dengan Aktivitas Analog

Mencoba kembali kegiatan yang membutuhkan konsentrasi durasi panjang, seperti membaca buku fisik, menulis jurnal, atau merajut tanpa gangguan notifikasi.

4. Detoks Digital Berkala

Meluangkan waktu khusus, misalnya di akhir pekan, untuk benar-benar lepas dari dunia maya guna menyeimbangkan kembali kadar dopamin di dalam otak.

Kesadaran akan kesehatan mental digital merupakan kunci utama agar tetap berdaya di tengah kemajuan teknologi. Mengurangi paparan konten cepat bukan berarti harus berhenti total dari media sosial, melainkan upaya untuk mengembalikan kendali atas perhatian dan fokus yang dimiliki oleh setiap individu.

BACA JUGA:TEN Resmi Tinggalkan SM Entertainment, Tetap Berkarier Bersama NCT dan WayV

Dengan penggunaan yang bijak dan seimbang, media sosial tetap dapat berfungsi sebagai sumber hiburan dan informasi tanpa harus mengorbankan kualitas berpikir. Menjaga kesehatan otak dari fenomena popcorn brain adalah investasi jangka panjang untuk kehidupan yang lebih tenang, produktif, dan bermakna di dunia nyata.

Kategori :